Beranda Pendidikan Kadis P dan K TTS : Pengelola PKBM  Harus Punya Skill

Kadis P dan K TTS : Pengelola PKBM  Harus Punya Skill

 Soe, lensantt. Com- Kadis Pendidikan Da Kebudayaan Kabupaten TTS seperianus E. Sipa kepada media ini Senin (23/03/2020) menegaskan, pengelola PKM harus mempunyai skill.
Hal itu untuk meningkatkan mutu pendidikan yang sangat minim di TTS. Khususnya,  bagi anak-anak putus sekolah yang ada di kabupaten TTS, mulai dari tingkat paket A setara SD hingga paket B setara SMP dan paket C setara SMA/SMK.
Ia mengakui, Banyak Sarjana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) yang saat ini menganggur  karena lowongan telah diisi oleh orang lain yang bukan dibidang tersebut.
Dia menjelaskan,  Di kabupaten TTS terdapat sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) yang bergerak untuk membina anak-anak tunanetra, tunarunggu namun sayangnya namun tidak mampu menampung banyaknya sarjana PLS lantaran jumlah sarjana sangat banayak.
“Banyak di TTS sekarang ini. Jika dibanding dgn PKBM maka yang lebih banyak adalah PKBM,” tegasnya.
Menurut salah seorang pengelola pusat kegiatan belajar mengajar PKBM Erick Hello menjelaskan,  dirinya terpkaasa mengambil alih PKBM Permata di kecamatan Batuputih karena beberapa tahun kebelakan TTS terlihat agak fakum.
Ia menjelaskan, berbekal pengalaman pendidikan PLS, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin sehingga membangkitkan kembali program kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak putus sekolah yang membutuhkan ijazah.
Selain itu, dirinya akan menjalankan program-program yang miliki dinas terkait..
Ia menambahkn,  mengacu pada pendidikan Non Formal kepala dinas P dan K kabupaten Timor Tengah Selatan untuk mengelola sebuah PKBM atau pendidikan non formal harus orang yang betul mempunya skill dalam bidang tersebut
” sesui arahan dinas  sarjana PLS dan PAUD harus sebagai tenaga pembina untuk mengurus pendidikan pemula dan kelompok bermain anak. Sedangkan untuk PLS bergerak dibagian anak-anak putus sekolah dan harus mampu membentuk kelompok usaha sehingga mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan dalam lingkungan,” ujarnya. (Erick)
Baca Juga : 
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Aliansi Solidaritas Besipae : Warga Gantungkan Hidup Di Hutan Pubabu

Kupang, lensantt.com- Persoalan antara Pemprov NTT dan waga Besipae terus bergulir. Kali ini Oraganisasi yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Besipae menggelar aksi di kantor Gubernur...

Tolak Pembangunan Sarana Di TNK,  Formapp Mabar “Serbu” Kantor DPRD Mabar 

Labuan Bajo,lensantt.com – Kelompok  masyarakat yang tergabung dalam Forum dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) Kabupaten Manggarai Barat, NTT menggelar aksi unjuk rasa di DPRD dan...

Kabupaten/Kota Sepakat “Suntik”  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Untuk  Pemenuhan Modal Inti Rp. 3 Triliun Tahun 2024 pada PT. BPD NTT, sebagai pemenuhan POJK 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum. Untuk...

Motivasi Yosef Tanu Dari “Taman Eden”

Kefamenanu,lensantt.com- "Sang Motivator" Kalimat ini pantas di sandangkan kepada Yosef Tanu bagaimana tidak kendati sudah menduduki jabatan penting di jajaran birokrasi Kabupaten  TTU ia...

Komitmen Kesejahteraan Dari Bank NTT Dan Pemda Untuk Masyarakat Sumba Barat

Kupang,lensantt.com - Untuk membangun sebuah daerah pihak pemda tentunya membutuhkan suport dari pihak lain. Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat yang menggandeng...