Menia,lensantt com- kendati Pilkada serentak akan digelar bulan November mendatang. Namun, aksi saling Serang Tim sukses dari setiap tim tak terhindarkan
Medsos menjadi sarana paling ampuh untuk Timses menjatuhkan lawan. Alhasil, saling menggertak bahkan menyerang kandidat pribadi terelakan.
Bupati sabu Raijua Drs Nikodemus N Rihi Heke,M.Si mengajak agar seluruh rakyat sabu raijua menjalani Pilkada ini dengan damai.
“Saya ajak kita merayakan pesta demokrasi dengan cara yang damai,” kata Nikodemus N Rihi Heke,M.Si Selasa 30 Juli 2024.
Ia menegaskan pesta demokrasi adalah hajatan bersama tidak perlu saling Serang atau menjatuhkan lawan dengan cara-cara yang kurang baik karena siapapun yang terpilih itu adalah amanah saya.
Menurut dia setiap pasangan calon dan Tim sukses harusnya melakukan adu program sehingga masyarakat bisa melihat dan menilai mana yang layak menjadi pemimpin di kabupaten sabu Raijua.
Biarkan rakyat yang menilai dan juga memilih, kata dia
Seharusnya sebagai orang sabu raja yang dikenal dengan santun harus lebih mengutamakan etika dalam berkomunikasi. politik selanjutnya, hanya sesaat tapi persaudaraan akan terus terjalin selama hidup.
“Orang Sabu itu dikenal dengan suku yang sangat beretika sehingga jangan hanya karena politik kemudian kita memutuskan hubungan persaudaraan,” ujarnya.
Media sosial kata dia sebenarnya hanya untuk mempromosikan program-program yang akan dilakukan jika terpilih nantinya “medsos bukan ajang Serang tapi itu ajang promosi,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat jeli dalam menentukan pilihan masyarakat dapat menentukan siapa yang pantas menjadi nahkoda sabu raijua.
“Keputusan ada di masyarakat silakan memilih,” ujarnya (ikz)

