Dalam sambutannya, Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla menegaskan bahwa kerja sama ini bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pembangunan daerah, sekaligus mendukung transaksi keuangan pemerintah daerah yang aman dan terdokumentasi dengan baik.
“Implementasi ini memiliki tujuan strategis, yakni mendukung kebijakan nasional dalam mendorong transaksi non-tunai di lingkup pemerintah daerah, meningkatkan tata kelola keuangan daerah berbasis digital, mempercepat penerapan anggaran, hingga berdampak langsung pada pelayanan publik dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menyampaikan, integrasi sistem keuangan daerah dengan sistem perbankan melalui CMS akan menciptakan mekanisme yang lebih efektif dan terkontrol. Menurutnya, percepatan penyerapan anggaran menjadi fokus utama pemerintah daerah saat ini.
Umum Rahmat Saleh Kepada media ini menjelaskan, Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan arah transaksi keuangan pemerintah daerah harus bergerak menuju sistem non-tunai yang terintegrasi dengan perbankan.
“Transformasi ini adalah bagian dari komitmen kami membangun tata kelola yang modern dan akuntabel,” ujarnya
Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini kata dia, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dan Bank NTT menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berbasis teknologi, khususnya di Kabupaten Sumba Barat Daya.(**)

