𝐒𝐄𝐁𝐀, 𝐏𝐑𝐎𝐊𝐎𝐏𝐈𝐌, lensantt.com – Sebanyak total 25 orang Eks Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) yang terdiri dari 18 orang di Daratan Sabu dan 7 orang di Daratan Raijua masing-masing mendaptkan bantuan modal usaha senilai Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) yang disalurkan oleh Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Sabu Raijua.
Bantuan sosial berupa modal usaha untuk 25 orang Eks Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) di Kabupaten Sabu Raijua tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si, didamping Asisten I Sekda Sabu Raijua, Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Sabu Raijua dan Kabag Prokopim Setda Sabu Raijua. Acara berlangsung di Aula Kantor Bupati Sabu Raijua pada Selasa, (16/7/2024).
Bantuan yang diberikan kepada Eks Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Daerah yang merupakan wujud kepedulian kepada Masyarakat tanpa dibeda-bedakan agar bisa memberdayakan diri.
Dalam sambutannya Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si menegaskan bahwa penyebutan eks warga binaan agar menghindari stigma negatif masyarakat terhadap mantan narapidana. Pemerintah Daerah menghargai setiap masyarakatnya karena bagaimanapun setiap manusia tentunya pernah berbuat kesalahan, untuk itu mari kita upayakan agar tidak lagi melakukan kesalahan. Kita perlu untuk saling mengingatkan dan mendukung antara satu dengan yang lainnya.
”Bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk pemberian bantuan dengan ketulusan hati, apakah dengan bantuan yang diberikan ini penerima mampu melakukan pengembangan diri atau tidak, semua tergantung penerima. Dengan bantuan ini Pemerintah berharap agar bisa mengurangi sedikit beban keluarga dan akan lebih baik lagi kalau bantuan ini bisa dikembangkan,”Kata Bupati.
”Bantuan ini bisa memberikan gambaran bahwa Pemerintah Daerah/Negara hadir untuk Masyarakat, meskipun kecil/sedikit yang diberikan namun tentunya perlu disyukuri. Perlu diingatkan bahwa tentunya masing-masing orang punya kemampuan untuk pengembangan usahanya, apalagi bisa membuka lapangan kerja,”.Tambahnya
Lebih lanjut Bupati mengatakan terkait lapangan kerja perlu disampaikan bahwa Pemerintah Daerah sudah membuka lapangan kerja yang banyak diberbagai bidang seperti dibidang UMKM, Pertanian, Perdagangan, Pariwisata dan Perikanan dan tentunya dibidang-bidang pengembangan usaha lainnya.
Bupati Juga menginformasikan bahwa Pemerintah Daerah saat ini sedang mempersiapkan sistem tambak garam dengan manajemen yang baru dimana Masyarakat sendiri yang memiliki tambak garam itu, Pemerintah hanya memberikan bantuan membrane dan Masyarakat sendiri yang mengelolanya namun tentunya perlu didampingi oleh Dinas terkait. Dan terkait penjualannya nantinya tentu akan dibantu oleh Pemerintah, intinya Masyarakat tetap menjaga kualitas garamnya, dimana nantinya tambak tersebut akan disebut sebagai tambak garam rakyat. Dan perlu diketahu bahwa sudah ada uji coba di tambak garam Pantai Bali dan Masyarakat silahkan bertanya untuk memastikan, sehingga tidak ada opini nantinya bahwa Bupati hanya sekedar menyampaikan informasi hoax.
”Fokus Pemerintah Daerah saat ini ialah bagaimana Masyarakat punya usaha dan penghasilan sendiri dengan memanfaatkan lahan yang ada dipinggir Pantai, terkait retribusinya nantinya bukan untuk Bupati tapi akan dimasukan kedalam kas daerah dan uang itu juga nantinya akan diperuntukan untuk Masyarakat,”Ujar Bupati.
Mengakhiri sambutannya Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat Sabu Raijua agar menjelang PILKDA ini tetap menjaga persatuan, kesatuan, perdamaian dan hindari percekcokan.
”Tetap menjaga persatuan ditengah perbedaan pilihan politik. Dengan menjelekan orang lain itu sama saja dengan membangun politik untuk menjelekan diri sendiri. Mari kita saling membantu dan saling tolong menolong antar sesama, mari tetap membangun komunikasi dan menemukan inovasi-inovasi baru ditengah komunikasi yang dijalin antar sesama. Kita perlu berbangga bahwa orang Sabu itu adalah orang-orang pintar,”, tutup Bupati. (hms/ikz)

