Monday, July 22, 2024

Berbeda Dengan Fakta, Wartawan Inewsttu dinilai Sebar Hoax Terkait Anggaran Kapal Hati Rai Hawu

-

Menia,lensantt.com- Tak disangka wartawan inewsttu.id  yang bertugas di Kabupaten Sabu Raijua diketahui bernama Dedy Lay Doma dinilai menyebarkan hoax terkait pemberitan berjudul “Diduga Ada Penyelewangan Anggaran, Apa Kabar Hati Rai Hawu”.
Dalam isi berita tersebut ia mencantumkan anggaran pengadaan kapal yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Sabu Raijua.
Padahal, kapal tersebut merupakan bantuan dari Kementrian Perhubungan, Dirjen Perhubungan Darat. Dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Transportasi Perairan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sabu Raijua Utik Wibisono kepada media ini Sabtu, 27 April 2024 mengatakan, Dana untuk pengadaan KMP. Hati Rai Hawu 641 berasal dari Dana Alokasi Khusus Bidang Transportasi Perairan Dirjen Perhubungan Darat RI.
“Dana tersebut sebejnarnya dari DAK bidang transportasi bukan APBD,” kata dia.
Ia menjelaakajn, Salah satu persyaratan utama dalam pengusulan Dana Alokasi Khusus Bidang Transportasi Perairan adalah ketersediaan operator yang nantinya akan mengelola kapal tersebut (Perpres No 15 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi
Fisik Khusus Tahun 2023);
Untuk memenuhi persyaratan tersebut lebih lanjut, maka Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua dan PT. ASDP Indonesia Ferry membuat Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Operasional Bus Air RoRo di Wilayah Kabupaten Sabu Raijua pada tanggal 14 Oktober 2022, yang diadendum pada tanggal 31 Oktober 2022;
Proses pengadaan KMP. Hati Rai Hawu 641 kata dia, dilakukan bulan Maret 2023 dan selesai pada bulan November 2023;
Untuk saat ini KMP. Hati Rai Hawu belum beroperasi secara reguler karena masih
dalam proses PKS secara bersama – sama antara PT. Feri ASDP Indonesia dengan 8
Pemerintah Daerah yang sudah melakukan MOU antara lain :
A.Pemerintah Provinsi Papua Barat sebanyak 3 armada;
B. Pemerintah Kota Sorong sebanyak 3 armada;
C. Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama sebanyak 2 armada;
D. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen sebanyak 1 armada;
e. Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sebanyak 1 armada;
F. Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 1 armada;
G. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan sebanyak 1 armada;
H. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula sebanyak 1 armada.
Ia meabahkna, Langkah – langkah persiapan PKS antara PT. Feri ASDP Indonesia dengan 8
Pemerintah Daerah di atas adalah :
1) Kesiapan Anggaran Subsidi Perintis (PEMDA)
2) Survei Lintasan dan Pelabuhan (
SK Penetapan Lintasan Penyeberangan (PEMDA, Sudah Ada);
4) SK Penetapan Lintasan Penyeberangan Perintis (PEMDA, Sudah Ada);
5) SK Penetapan Tarif (PEMDA, Sudah Ada);
6) Inventarisasi dan Uji Coba Bus Air (PEMDA dan ASDP, sudah dilakukan
pada bulan Februari 2024);
7) Familiarisasi Bus Udara (PEMDA, Galangan dan ASDP, sudah dilakukan pada
bulan November 2023);
8) Ketersediaan BBM dan Air Tawar (PEMDA, Sudah Ada);
9) Ketersediaan Mess ABK (PEMDA, Sudah Ada);
10) Pembahasan Formula dan RAB Subsidi Perintis (PEMDA dan ASDP, sedang
dalam proses);
11) SK Penetapan Formula Subsidi Perintis (PEMDA);
12) Pembahasan PKS (PEMDA dan ASDP);
13) PKS (PEMDA dan ASDP).
Untuk KPM. Hati Rai Hawu 641, sekarang kita sudah berproses sampai dengan
tahap ke 9 sesuai langkah – langkah di atas dan rencana tanggal 29 April 2024
akan dilakukan tahap ke 10 sesuai Surat Undangan dari PT. ASDP Indonesia
Ferry yang sudah diterima.
Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, kita semua berharap bahwa segala proses
bisa segera diselesasikan sehingga KMP. Hati Rai Hawu dapat segera beroperasi melayani
masyarakat pada Lintasan Seba – Raijua
Mengetahui pemberitaan yang dinilai hoax iniensdapat kecaman dari warga Sabu Raijua di medsoa.
Seperto, akun Braly Rafly Rohit menuliskan,” Klo hanya bisa sebarkan hoaks laporkan manusia yg hanya tau membuat narasi miring,,, apalagi berhubungan dengan nama baik org lain,, harus nya klo memang jurnalis harus mencari tau informasi dari Nara sumber yg tepat supaya dr narasi begini tidak menimbulkan kegaduhan,,, kasian sekali kita hanya mendapat bacaan2 yg tidak mendidik,,, asli sy kesal.sekali,,, dada.panas juga naik sampai ke ubun2″
Akun lainnya, ” LAPORKAN SAJA… Biar ko hanya mendengar satpotong, memahami satpotong, mangarti sapotong tapi ba omong ke paling mangarti… Padahal hanya ke katak dalam tempurung yang mangarti seputaran dalam tempurung doang…. Laporkan biar ko doang pung otak tabaka setelah di luar tempurung”
Juga akun Hawu Inggrid “Itu judul berita sangat jelas mengarah ke Pemda agar masyarakat terbawa isu HOAX ini seolah-olah benar adanya. Apa lagi si pembuat berita adalah seorang jurnalis yang tidak jelas posisinya. Si Dedy Lay Doma ew U son lolos dewan krn orang su tau kamu punya sifat/karakter.” (Ikz)

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories