Tomboy Menang, Hotel Sotis Dan Aston Terancam Digusur

  • Whatsapp

Kupang,lensantt.com – Polemik kepemilikan tanah di kelurahan pasir panjang terus bergulir dan saat ini kuasa hukum Keluarga Tomboy siap menempuh jalur hukum. Jika keluarga besar Tomboy benar-benar adalah pemilik tanah di kelurahan pasir panjang maka Dua hotel besar yakni, Hotis Sotis Dan Aston terancam di gusur. Selain itu beberapa bangunan besar seperti, Dealer Toyota dan Hotel Bharata yang sementara dalam pembangunan juga mengalami hal yang sama.

Salah Satu anggota Kuasa Hukum Keluarga Tomboy Stevanus Soge, SH kepada wartawan jum’at (22/01/2016) menegaskan, sesuai perintah undang-undang jika penggugat memenagkan perkara tersebut maka bangunan tempat tersebut harus digusur. Namun, dalam rangka mendukung pembangunan maka semua bisa dikomonikasikan.

“Jika sesuai perintah Undang-undang berarti harus digusur namun semua bisa dikomonikasikan,” kata Sogen.

Sogen mengatakan, Tanah milik keluarga Tomboy ini sepanjang 1 km terhitung dari lapangan pasir panjang sampai hotel On the Rock, “ Menurut ahli waris tanah yang mereka milki sepanjang 1 KM,” tegasnya.

Soal sertifikat kepemilikan tanah Sogen menegaskan, sampai dengan saat ini ketiga ahli waris belum memberi hak kepada sipapun termasuk Hotel sotis dan Hotel Aston untuk itu jika kedua bangunan ini mempunyai sertifakat maka harus dipertanyakan dari mana sertifikat itu.
“Sertifikat tanah itu hanya ada di kami, kalau dua hotel ini juga punya sertifikat maka harus di pertanyakan,” ungkapnya.

Sesuai pengakuan, ahli waris Margareta Tomboy tanah tersebut merupakan tanah ulayat yang di berikan secara turun-temurun sejak tahun 1960 oleh ayah mereka Leonard Tomboy yang menjadi panglima perang saat itu.

“Tanah itu benar tanah ulayat yang di beriakn turun temurun dari tahun 1960,” tegasnya.

Pemilik Hotel Aston Kupang, Marsel Fanggidae yang dihubungi via SMS menjelaskan, bahawa sebagai pemilik dia juga mempunyai sertifikat. Namun saat ditanya terkait Gugatan keluarga Tomboy ke PTUN Pemilik Hotel Aston ini tidak menjawab,”Ya saya ada sertifikat,” jawab Fanggidae melalui pesan singkatnya. (Ikz)

Komentar Anda?

Related posts