Membangun Sarai Dengan Program Berkualitas, Maballa : Masyarakat Diberdayakan Bukan Diperdaya

  • Whatsapp
Bakal Calon Bupati Kabupaten Sabu Raijua Drs. Nikodemus Rihi Heke, M.Si
Seba,lensantt.com – Pilkada Sabu Raijua terlihat tenang di darat tapi “membunuh” diudara lihat saja serangan membabuta di dunia maya begitu kencang.
Drs.Nikodemus N Rihi Heke, M.Si  sebagai petahana menjadi serangan empuk lawan pada musim pilkada kali ini.
Padahal, seyogyanya jika ingin mendapat simpati “akar rumput” ketiga paket ini harusnya menjual program kepada masyarakat.
Kendati mendapat serangan tanpa dasar Rihi Heke tetap tenang. Ia tidak membalas sedikitpun.
Yang ia tawarkan kepada masyarakat adalah program yang berkualitas.
Kepada media ini Rabu, (18/11/2020) Pria yang akrab disapa Maballa ini menyampaikan sebagai paket harus punya program yang berkualitas dan masyarakat harus diberdayakan bukan diperdaya dengan janji-janji yang muluk.
“Kita harus punya program yang berkualitas dan masyarakat harus di berdayakan bukan di perdaya tegasnya,” kata dia.
Menurut dia, Setiap tahapan pembangunan harus menempatkan masyarakat sebagai subyek sekaligus obyek pembangunan.
Sebagai calon yang punya segudag pengalaman dibidang birokrasi ia menegaskan, Waspadai program yang hanya menjadikan masyarakat sebagai obyek.
“Pemerintah bangun semua, masyarakat tinggal enak menikmati. Ini pola yang tidak membangun tapi ini pola memperdaya,” kata dia.
Program yang baik adalah menempatkan masayrakat sebagai pelaku dan juga yang akan menikmati manfaat sehingga masyarakat ikut berpartisipasi dalam pembangunan dan tidak jadi penonton saja.
Sarai Pintar, Sarai Sehat, Sarai Maju menunjukan bahwa ini sebuah program yang berkualitas karena melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.
 Program yang menunjukan bahwa pemerintah hanya sebagai pencetus program dan masyarakat sebagai pelaku untuk kepentingan masyarakat. Ini namannya DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT DAN UNTUK RAKYAT. RAKYAT BERDAULAT.
“Kita bisa membeli pesawat terbang, tapi kalau masyarakat tidak bisa mengoperasikannya dan hanya bisa menikmati saja, ini namanya program nina bobo masyarakat tidak maju tetapi masyarakat diperdaya,” tukasnya.(ikz)

Komentar Anda?

Related posts