Kupang,lensntt.com – Raymundus Fernades nama yang begitu familiar di Provinsi ini bukan karena dia seorang bupati namun kiprahnya sebagai poltisi.
Ia dikenal seorang petarung di dunia politik. Selama bertarung ia selalu menorehkan prestasi dengan mencapai kemenangan.
Terbukti,  dua periode memimpin sebagai Bupati Timor Tengah Selatan (TTU). Bahkan, periode ke dua ia harus melawan kotak kosong. Namun, Ray tetaplah Ray kemenanagan selalu ia raih.
Cerita pilgub tahun 2018 lalu juga tak akan usang dimakan waktu. Setelah, memilih hengkang dari PDIP ia pun mendapat mandat memmimpin Partai NasDem kala itu dengan menjabat sebagai Ketua DPW.
Kepercayaan itu tidak disia-siakan paket Victory Joss menang telak sekitar 60 persen suara.
Bukan hanya itu, Seorang Ray Fernandes kembali menunjukan “taringnya” dengan membalikan perolehan kursi pada Piemilihan Legislatif (Pileg) kabupaten TTU. Sebelumnya, Saat masih mengunakan baju merah PDIP mendapat 8 kursi di DPRD TTU tapi semua terbalik saat ray berpibdah ke Partai NasDem, moncong putih hanya memperoleh 2 kursi sedangkan NasDem 8 Kursi.
Dengan prestasi politik yang ada ia layak mendapat julukan Panglima Politik kabupaten TTU.
Ray Fernandes memang punya banyak strategi politiik yang ia mainkan bahkan, Starategi itu dimainkan saat Injury Time.
Sang panglima kembali di uji pada Pilkada 2020. Sebagai ketua DPW NasDem pastinya, harus mencicipi kemenangan di 9 kabupaten khususnya di TTU.
Soal Pilkada TTU Ray Fernades sempat mengeluarkan steatment, kalau  pilkada TTU sudah terbukti.
“Dua kali itu sudah cukup, ” kata Fernades kepada media ini beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, kepercayaan masyarakat masih menjadi landasan untuk memenangkan pilkada TTU 2020.” Saya pikir kepercayaan masyarakat menjadi landasan saya untuk memenangkan partai NasDem,” tegasnya.
Semua kandidat lanjut dia, punya kewenangan yang sama. Tapi soal pilihan kembali ke masyarakat.
“Pilihan ada di masyarakat,” ujarnya.
Ia mengakui, masih ada segelintir orang yang sering menyerang lewat postingan-postingan di Medsos.
Namun, baginya itu hal biasa dalam dunia politik.” Saya pikir itu biasa dalam dunia politik,” kata dia.
Ia berharap, masyarakat dapat menentukan pilihan yang tepat untuk pemimpin TTU ke depan.
“Saya harap masyarkat dapat menentukan pilahan yang tepat siapa yang layak menjadi pemimpin,” tegasnya. (Ikz)
Baca Juga :  Komit Sejahterakan Rakyat  NTT, Martinus Siki Maju DPD. RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here