Beranda Ekbis Kabupaten/Kota Sepakat "Suntik"  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

Kabupaten/Kota Sepakat “Suntik”  Dana 1 Persen Dari APBD Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com – Untuk  Pemenuhan Modal Inti Rp. 3 Triliun Tahun 2024 pada PT. BPD NTT, sebagai pemenuhan POJK 12 Tahun 2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
Untuk Pihak bank NTT dan perwakilan Seluruh Kabupaten/Kota menggelar rapat di Kantor Gubernur NTT Kamis (06/08/2020)
Dari hasil pertemuan itu, Kabupaten/Kota menyepakati memberi penyertaan modal 1 persen dari jumlah APBD dan 50 dari deviden.
Plt.Dirut Bank NTT Alex Riwu dalam pertemuan itu menjelaskan, rapat ini merupakan forum untuk menindaklanjuti hasil RUPS Bank NTT pada 25 Oktober 2019 dan 6 Mei 2020.
Semua Stakeholders Punya Komitmen yang Tinggi untuk Bank NTT Makin Bertumbuh
Alexander Riwu Kaho mengatakan semua stakeholders punya komitmen yang tinggi untuk Bank NTT makin bertumbuh.
Rapat itu dihadiri seluruh Sekertaris, Ketua DPRD, Kepala Bagian Keuangan se Kabupaten/kota dan Direksi Bank NTT
Menurut Kaho, dengan adanya penyertaan modal tentu memberikan keleluasaan kepada Bank memenuhi regulasi dan mengembangkan aktivitas bisnisnya
“Karena, ini sesuatu yang sangat bermanfaat, sesuatu yang sangat baik untuk kemajuan Bank, ” kata Riwu Kaho
Riwu Kaho menjelaskan kebutuhan modal inti mininum sesuai POJK sebesar Rp3 triliun.
 Sedangkan modal yang disetor hingga Desember 2019 sebesar Rp1,383 triliun, dan modal inti Bank NTT sebesar Rp1,767 triliun.
“Jadi masih kekurangan Rp 1,233 triliun,” kata Alex
Sementara Sekertaris Daerah (Sekda) NTT, Benediktus Polo Maing mengatakan, kekurangan modal inti itu paling lambat sudah harus dipenuhi pada 2024, sehingga pemegang saham harus punya skenario untuk memenuhi kekurangan modal inti itu.
Skenario yang disepakati bersama dengan Pemda Kabupaten/kota, menurut dia, sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Labuan Bajo yakni 1 persen APBD dan 50 persen deviden.
“Ini menjadi sebuah rujukan bagi Pemda kabupaten/kota menskenariokan penyertaan modal hingga 2024,” jelasnya.
Pemerintan provinsi, jelas dia, menawarkan agar penyertaan modal disesuai dengan proporsi saham masing-masing daerah. Namun, jika itu yang dipakai, maka jumlah penyertaan modal akan bervariasi, sehingga disepakati yang sesuai RUPS.
“Ada kabupaten yang menolak. Karena jika pakai proporsi saham, maka ada kabupaten yang tidak mencapai 1 persen APBD,” katanya.
Dia mengatakan jika hingga 2024 penyertaan modal tidal mencapai Rp.3 triliun, maka Bank NTT bisa menggunakan pihak ketiga (Eksternal) untuk menyertakan modalnya di bank tersebut.
“Untuk menghadirkan pihak eksternal tidak gampang, dan butuh proses panjang,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut disepakati pula jumlah penyertaan modal dari masing-masing kabupaten/kota harus disampaikan paling lambat 31 Agustus 2020, sehingga bisa dilakukan perhitungan oleh Bank NTT.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabuaten Sumba Barat Drs.Daniel B.Pabala menegaskan, untuk Kabupaten Sumba Barat sepakat untuk memberikan penyertaan modal.
 
Hal itu lanjut dia, dengan penantangan PKS antara kedua belah pihak. “Kami sudah wujukan dengan tanda tangan PKS,” Tegasnya.
 
Soal pertemuan tersebut lanjut dia,  pemda Sumba Barat sangat mendukung kesepakatan tersebut. Karena, penyertaan modal 1 Persen 50 Persen Deviden itu sudah diputuskan lewat RUPS. (Ikz)
Baca Juga :  Bantuan CSR, Bank NTT Serahkan 1 Mobil Tanki Air Ke Pemda Malaka
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Nomor 1 Untuk Helama Tona Ie, Rihi Heke : Mari BerSATU Untuk Sabu Raijua

Seba,lensantt.com- KPU Sabu Raijua telah melakukan penarikan nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten tersebut. Hasilnya paket HELAMA TONA IE (Drs.Nikodemus N Rihi...

1 Pasien  Positif Covid-19 Di TTS Dalam Kondisi Buruk, Jubir : Saat Ke Soe Pasien Menumpang Ojek

Soe, lensantt.com-  pasien covit 19 di kabupaten TTS, satu orang pasien asal desa nulle kecamatan amanuban barat kabupaten TTS,  Berinisial IP diketahui dalam kondisi...

Kisah Johanis Landu Praing Yang Bergelut Dari Sopir Hingga Jadi Dirum Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Nasib orang tidak ada yang tahu. Memang benar jika perjuangan dengan ketulusan maka akan meraih hasil memuaskan. Hal itu juga di alami Oleh Direktur...

Melirik Sosok Johanis Landu Umbu Praing Pria Rendah Hati Dengan Komitmen Untuk Bank NTT

Kupang,lensantt.com -  Begitu banyak Bankir yang ada di provinsi NTT. Namun ada sosok humanis dan rendah hati. Dialah Direktur Umum (Dirum) Bank NTT Johanis  Landu...

Partai Hanura TTS  Bedah Rumah  Janda Rut Tafui 

Soe, lensantt.com- Proses bedah rumah milik wanita Paruh Baya Rut Tafui warga Desa Noenbila Keluhanahan Nonohonis kab TTS yang dilakukan oleh Fraksi Hanura melalui...