Beranda Ekbis Keuntungan Penjual Salome Dikupang Capai 1.400 Ribu / Bulan

Keuntungan Penjual Salome Dikupang Capai 1.400 Ribu / Bulan

Kota Kupang, Lensantt,-  Seorang penjual salome yang biasa disapa : ”Mas Salome”, sangat diminati pembeli mulai dari usia sekolah dasar sampai orang dewasa. Saban hari, Mas Salome ini selalu berjualan di pinggiran jalan, tepatnya di samping gerbang pemandian Baumata Kupang  (Jumat,02/05/2014)
ketika bercerita lisan dengan media, Mas Salome mengatakan, jual salome atau pentolan di Kupang lebih laris peminatnya daripada jual salome di Solo Jawa Tengah. Pria yang baru berusia 19 tahun baru delapan bulan hidup di Kota Kupang. Ia mengatakan, dirinya ke Kupang mengikuti pamannya yang sudah lama bekerja di Oebufu, Kota Kupang. Ia lebih memilih berjualan salome daripada bekerja di perusahaan. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai sales disalah satu perusahaaan di Solo akhirnya beralih profesi menjadi penjual salome. Nyante kalo aku jual salome, kalo diperusahaan kan cape. Wah apalagi seperti hari buruh kemarin (01/05) pasti kami sudah turun di jalan-jalan. Mendingan jual salome keliling, hasilnya toh pasti, tuturnya. Menurutnya, penghasilan sehari bisa mencapai 400 ratus ribu rupiah. Hitung bersihnya, sehari Rp 200 ribu. Total seminggu Rp 1.400.000, kalkulasinya demikian.
Dirinya yang selalu disapa: Mas Salome, jujur menceritakan kepada media, kalau jual salome di Solo, paling sehari mendapat Rp 100.000.
Tuturnya, setiap hari ia berjualan keliling di pasar, sekolah dan terakhir di gerbang pemandian Baumata, demikian kisah hidup keseharian hidupnya. Ya, muter-muter dapat duit, dari jam tujuh pagi sampai jam lima sore, lalu pulang ke Oebufu. Malam siap salome, pagi jalan-jalan lagi, jelasnya. (Siprianus)

Baca Juga :  Diskusi Proyeksi Pembangunan Pendidikan Tahun 2020 Ala BMPS NTT  
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

Must Read

Anggota DPRD TTU Positif Narkoba Dibebaskan, Pengamat : Kasus Ini Bisa Diangkat Lagi

Kupang,lensantt.com - Anggota DPRD TTU, Irenius Frederik Taolin alias Dedi (37) ditangkap petugas BNN Kota Kupang di salah satu kamar hotel di Kota Kupang saat sedang...

Kupang Hijau Segera Digelar, Ini Kata Walikota Kupang Dan Plt.Dirut Bank NTT

Kupang,lensantt.com - Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH dan Plt.Dirut Bank NTT menggelar rapat persiapan pelaksanaan GKH, Rabu (1/7) lalu. Bertempat di...

DPRD Punya Hak Sampaikan Pendapat, Fraksi Gabungan : Silahkan Tempuh Jalur Hukum

Kupang,lensantt.com - Sidang paripurna memanas ketika Fraksi Gabungan Demokrat Solidaritas Pembangunan (DSP) DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT)  kalau ada dugaan korupsi saat menyampaikan pandangan fraksi pada...

Update Korban Puku Afu : 23 Orang Ditemukan 4 Meninggal, 6 Dalam Pencarian

Kupang,lensantt.com - Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap korban KM.Kasih 25 yang tenggelam dism Selat Pukuafu. Hingga saat ini sudah 23 orang ditemukan, 19 orang...

Kondisi PD Mutis Jaya TTS Memprihatinkan, Ketua Tim Pansus : Suntikan Dana 1,2 M Mubasir 

Soe, lensantt.com - Anggota DPRD TTS yang tergabung dalam pansus LKPJ bupati tahun 2019 kembali bergerilya kali ini mereka bertandang ke Perusahaan Daerah (PD) Mutis...