Sunday, July 21, 2024

Setelah Paksa Pemuda Jilat Muntah, Masih Pantaskah Tuce Takesan Jadi Wakil Rakyat???

-

Kupang,lenaantt.com-  Gong Pillkada telah ditabuh. 14 Februari 2024 menjadi hari pemilihan untuk anggota DPRD seluruh indonesia.

Untuk provinsi NTT sendri terdapat ribuan caleg. Mereka berusaha meraih simpati masyarakat agar dapat duduk di singgasana sebagai Anggota DPRD yang terhorma yang juga perwalolam suara rakyat.
Menjadi utusan rakyat tentunya tidak sembarangan orang yang duduk dalam parlemen. Panggilan “Yang Terhormat” bagi mereka tentunya menjadi ukuran siapa yang pantas dan siapa yang tidak layak menjadi anggota yang terhormat..
Artinya untuk menjadi DPR perlu sosok yang beritigritas, berakhlak. Punya pendidikan yang mumpuni.
Agar saat duduk sebagai DPR tidak hanya diam namun mampu bersuara lantang demi kepentingan masyarakat.
Masyarakat juga sebagai penentu diharapkan bijak dalam memberikan suaranya karena. Jika salah memilih maka akan mengalami kemunduran selama 5 tahun.
Bicara soal Akhlak beberapa waktu yang lalu terjadi kejadian tepatnya pada 22 Oktober 2023  yang mengusik nurani.
Bagaimana tidak seorang calon anggota DPRD Kabupaten Kupang Tuce Takesan asal partai Gerindra melakukan hal yang ada diluar nalar manusia.
Ia memaksa seorang pemuda  bernama Oan Koten untuk menjilat muntahnya. Kejadian terdebut terjadi saat acara nikahan adiknya.
Karena ketakutan pemuda tersebut pun melakukan apa yang diperintahkan  Tuce Takesan.
Pertanyaan Sederhananya sebagai calon Anggota DPRD kabupaten kupang yang akan menyandang panggilan yang terhormat pantas melakukan hal itu?
Atau sebagai oramg intelek dia harus berpikiir lebih bijak dalam melakukan seauatu?
Pertanyaan berikutnya, Layakkah figur seperti ini menjadi wakil rakyat
Jawaban ada pada masyarakat sebagai penentu. pemilh cerdas akan tahu siapa yang harus menjadi representasi rakyat.
Perlakuan Calon anggota DPRD kabupaten Kupang Tuce Takesan yang juga Pernah menjabat sebagai kepala Desa Oelomin sekita 3 periode itu sangatlah tidak manusiawi.
Karena menjilat muntah sendiri hanya dilakukan oleh Binatang. Tapi tidak untuk manusia.
Akui Kesalahan Tuce Takesan Minta Maaf
Tuce Takesan Bakal Calon Anggota DPRD Kabupaten Kupang yang pernah memaksa Oan Koten Seorang pemuda untuk menjilat muntahya sendiri di acara pesta tanggal 22 Oktober Lalu mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada keluaraga korban.
” Ia dia sudah ketemu orang tua saya dan akui kesalahannya,” Kata Oan Koten Kepada media ini Kamis, 9 November 2023.
Dengan meminta maaf artinya, Tuce Takesan mengakui, kalau ia melakukan perbuatan tidak manusiawi tersebut.
Masyarakat Harus Lebih Jeli
Keterwakilan para anggota legislatif tentunya menjadi harapan besar masyarakat. Pasalnya, Kehadiran mereka di lembaga parlemen untuk mengesekusi kepentingan rakyat.
Sehingga masyarakat harus lebih jeli memberikan suaranya. Sehingga, anggota legislatif yang terpilih benar-benar menjalankan amanah rakyat.
Akan sia-sia jika suara diberikan kepada mereka yang memiliki jiwa yang tidak stabil. (ikz)

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories