Monday, July 22, 2024

PLTD Semau Dapat Mini Turbo Incinerator

-

Jakarta,lensantt.com -ada hari Selasa, 1 agustus 2023, telah dilakukan product commissioning dan Test Lab atas kegiatan “ Mini Turbo Incinerator “ yang terpasang di pltd. Semau – Pulau Semau.
Hal ini menunjukan bahwa PT PLN UIW NTT betul betul menepati Komitmen yang tertuang pada, “ Strategi PLN hadapi 2023 “, dimana pada point.6 tertulis “ Memastikan Pemenuhan Standar Environmental, Social and Governance ( ESC ), di semua proses Bisnis dan Operasional perusahaan.
Ir. Yunita Fahmi, Sebagai Owner dari PT Enerflow Engineering Indonesia, sebagai perusahaan yang memproduksi “ Mini Turbo Incinerator “ ini, secara singkat menjelaskan proses kerja dari MTI.  Menurut beliau MTI ini Teknologinya ada di 3 T, yaitu Temperatur, Turbulance dan Time, dgn Temperatur diatas 800 derajat celcius dan adanya udara lebih yg masuk ke ruang bakar satu, akan terbentuk perputara angin (Cyclone) yg membuat api dan asap berputar dari bawah ke atas sehingga dapat mempertahankan Api dgn baik sampai Limbah yg diolah terbakar secara sempurna.
pada proses MTI ini tidak menggunakan bahan bakar. MTI menggunakan kalori bakar dari limbah itu sendiri untuk melakuan pembakaran. Oleh karena itu, diperlukan waktu bakar yang lebih lama dari pembakaran biasanya.
MTI ini juga sudah melalui proses Registrasi di KLHK Pusat dan sudah pula mendapat Persetujuan Teknologi dari KLHK Pusat.
Ibu. Yunita Fahmi, berharap MTI bisa menjadi solusi bagi Industri yg ada di Isolated area dimana Transporter Limbah masih sulit menjangkau area tersebut. Sehingga dengan adanya MTI, Limbah Industri yg ada di Isolated area bisa segera diolah agar tidak terjadi Pencemaran di Laut, Sungai dan juga daratan. Agar masyarakat Indonesia yg ada di area tersebut tidak terganggu baik ekonomi maupun kesehatannya.
Sementara Johnny Umbu Anabuni yang mewakili DLHK Prov. NTT, yang menyaksikan proses kerja MTI dari awal hingga akhir di PLTD Semau ini, melihat MTI ini adalah solusi yg diharapkan Pemerintah selama ini. Karena seperti yang kita ketahui bersama, bahwa fiinformasikan limbah berbahaya beracun yg pengelolaannya tidak sesuai dengan mekamisme sehingga hal ini membuat  pihak DLHK NTT berharap untuk tidak  lagi ada Limbah B3 baik cair maupun padatan yg dikelola tidak sesuai aturan.  Pemerintah  berharap agar pengelolaannya secara baik sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut beliau, secara keseluruhan, proses MTI terlihat Bagus, tidak ada asap hitam yg keluar dari cerobong dan secara hasil Lab ( yg dilakukan secara Isokinetic ) untuk beberapa parameter yg bisa langsung terlihat sudah memenuhi baku mutu, kita tunggu saja Hasil Lab secara sempurna untuk semua paramater, karna masih ada beberapa parameter yg harus melalui proses di Laboratorium.
Semoga hasil Laboratorium dapat menunjukan semua parameter memenuhi baku mutu, agar harapan kami dapat terpenuhi “ Tidak ada Limbah yg keluar dari Pulau “ dan kita bisa sama2 menjaga wilayah NTT bebas dari Pencemaran Lingkungan.
Sekali lagi kami sampaikan penghargaan kami kepada PT PLN UIW NTT yg sudah memasang MTI di pltd Semau, semoga kedepan semua PLTD dapat terpasang MTI.
Kami juga sampaikan penghargaan kami kepada Ibu.Yunita Fahmi yg sudah berusaha mencarikan Solusi untuk pengolahan Limbah B3 di area isolated yg selama ini masih terkendala. Sekali lagi sayaj sampaikan Kita masih menunggu hasil resmi dari Laboratorium yg juga sudah terakreditasi KLHK, semoga hasil Lab juga Bagus.(***)

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories