Menia, lensantt.com – Masyarakat kabupaten Sabu Raijua tidak perlu kuatir soal harga dan stok pangan.
Pasallnya, Kabupaten Sabu Raijua harga dan stok pangan relatif aman dan terkendali jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
hal itu terungkap setelah Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Sabu Raijua melakukan Pemantaun stok dan harga pangan pada empat (4) pedagang grosir di Kecamatan Sabu Barat dan Gudang Bulog Ledeana yang dipimpin langsung oleh Bupati Sabu Raijua, Drs Nikodemus N Rihi Heke pada Senin, 17 Desember 2024.
Bupati Sabu Raijua, Drs Nikodemus N Rihi Heke mengungkapkan bahwa berdasarkan data produksi pangan setara EB dan impor beras tahun 2024 sampai dengan periode November tahun 2024 Sabu Raijua masih surplus sebesar 3.712,39 ton EB.
Kemudian stok bantuan beras yang ada di gudang Bulog sebanyak 628 ton. Sedangkan 209 ton diperuntukkan untuk SPHP.
Berdasarkan hasil pemantauan di lima pedagang grosir harga pangan tidak memiliki perbedaan yang signifikan antara lima pedagang dan harga relatif stabil,” ujar Bupati Heke pada Selasa, 18 Desember 2024.
Selain itu, sesuai kebijakan Pemerintah Pusat, Pihak Kepolisian terlibat dalam pengamanan pupuk, produksi palawija demi terwujudnya Swasembada Pangan dan akan melakukan pembagian sembako dalam waktu dekat.
Bupati Heke menambahkan, pemerintah sangat berharap agar pedagang tidak panik dan berspekulasi menghadapi Nataru dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di masyarakat. (***)
