Wednesday, July 24, 2024

Minta Maaf Telah Bohongi Nakes, Teman Jeriko Juga Minta Penjabat Walikota Klarifikasi Tuduhan Sesat Kepada Pejabat Terdahulu

-

 

 

Kupang, lensantt.com – Asisten administrasi umum, Yanuar Dali, SH., M.Si mewakili Penjabat Walikota Kupang, George M. Hadjoh, SH melakukan konferensi pers untuk memberikan keterangan lengkap kronologis polemik TPP Nakes dan Tenaga Pendidik di Ruang Garuda, Kantor Walikota Kupang, Rabu (9/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Kupang menyampaikan permohonan maaf kepada para tenaga kesehatan (Nakes) terkait polemik tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang selama ini diributkan, menurut Pemkot usulan kenaikan TPP melalui Perwali Nomor 22 Tahun 2022 tidak diajukan Pemkot kepada DPRD saat pembahasan APBD Perubahan pada September 2022 lalu.

Sementara itu, Ketua Relawan Teman Jeriko, Yan Piter Lilo meminta George Hadjoh untuk mengklarifikasi tuduhannya terhadap pejabat sebelumnya yang telah menerbitkan Perwali yang menyesatkan.

Yan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang sudah menyadari kekeliruannya dan menyampaikan permohonan maaf bagi para Nakes sehingga amanat Perwali 22 terkait TPP 1.350.000 sudah di eksekusi pada Perda APBD Perubahan.

“Kami apresiasi karena Pemerintah Kota Kupang dibawah kepemimpinan George Hadjoh sudah menyadari kesalahan dan kekeliruannya bahwa ini sepenuhnya kesalahan dari Pemerintah Kota Kupang,” kata Yan.

Namun, menurutnya pernyataan Pemerintah Kota Kupang masih kurang dan tidak lengkap poin permohonan maaf tersebut, karena Penjabat Walikota Kupang pernah mengeluarkan statement bahwa pembuat perwali 22 Menyesatkan, pernyataan tersebut disampaikan George ketika menerima aksi demo dari Nakes Kota Kupang di Gedung DPRD Kota Kupang.

Menurut Yan, dirinya mempunyai rekaman tersebut, bahkan ada media yang mengutip pernyataan Penjabat Walikota yang menuduh pembuat perwali 22 itu menyesatkan dan ilegal.

“Kami mendesak agar Penjabat Walikota meminta maaf kepada Bapak Jeriko sebagai mantan walikota yang dituduh menyesatkan dan menghasilkan produk ilegal, karena ini ada nama baik yang dipertaruhkan dalam tuduhan Pak Penjabat,” tuntut Yan.

Yan melanjutkan bahwa, permintaan maaf dari Pemerintah Kota Kupang tidak cukup hanya kepada Nakes yang dirugikan tetapi juga ada sosok Jefri Riwu Kore yang dirugikan, “Kami atas nama keluarga besar Teman Jeriko merasa bahwa ini sesuatu yang harus disampaikan dengan berani dan gentle oleh Penjabat Walikota,” ujarnya lagi.

Berani Meminta maaf secara terbuka itu ada sikap keteladanan dan jiwa ksatria dari seorang pemimpin Kota Kupang.

Mantan PP GMKI ini juga meminta agar Penjabat Walikota fokus pada tugas pokok dan fungsi sebagai penjabat walikota saja dan tidak membuat masalah yang justru menjadi informasi liar di tengah masyarakat, “kami apresiasi penanganan sampah di Kota Kupang, kami apresiasi inisiatif untuk tanam pohon di musim hujan, fokus saja pada hal ini,” kata Yan.

Yan juga dengan tegas mengingatkan Penjabat Walikota untuk berhenti mencari-cari kesalahan Jeriko, “kami perlu sampaikan hal ini, karena hampir tiga bulan Penjabat Walikota memimpin Kota Kupang selalu mencari keributan dan kegaduhan publik, baik itu isu CSR, TPP Nakes maupun isu sembilan pejabat yang dikembalikan pada jabatan semula, sangat kuat motivasi untuk mencari kesalahan pejabat terdahulu dalam hal ini Pak Jeriko, sampai-sampai Jeriko harus turun tangan meluruskan informasi liar yang dilakukan penjabat,” tegasnya.

Hal ini menurut Yan perlu dirinya ingatkan karena seorang Penjabat Walikota tidak punya visi-misi apalagi RPJMD, karena sebagai penjabat transisi, tugas penjabat Walikota adalah meneruskan hal baik yang dilakukan pejabat sebelumnya, “apa yang baik dilakukan Jeriko bapak lanjutkan, kami sudah melihat beberapa hal yang bagus, seperti pemanfaatan pusat kuliner dan pemanfaatan taman kota,” ujar Yan.

“Sekali lagi kami ingatkan berhenti sudah mencari kesalahan Jeriko, fokus saja untuk menjaga harmoni, menjaga suasana sejuk di tengah-tengah masyarakat, supaya bapak mendapat dukungan dari masyarakat dan satu tahun kepemimpinan ini dapat menuai prestasi yang memuaskan, karena kami mengamati terus tingkah laku Bapak Penjabat Walikota dalam memimpin kota ini,” pungkasnya.

Komentar Anda?

Izack Kaesmetan
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

FOLLOW US

0FansLike
0FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
spot_img

Related Stories