Isyarat Bermakna Dari Warga Alor Untuk Laka Lena

  • Whatsapp

Kalabahi, mediantt.com – Warga Dukungan dan simpati masyarakat kepada politisi Partai Golkar, E. Melkiades Laka Lena, terus meluas, selama berlangsungnya Sayembara Ayo Bangun NTT. Pesan-pesan politik dan gagasan-gagasan cerdas pun sudah direkam untuk dijadikan pedoman membangun NTT ke depan, jika Melki Laka Lena, dipercaya memimpin NTT. Di Kabupaten Alor, Melki pun mendapat sambutan meriah secara adat, sekaligus mendapat pesan adat yang syarat makna.

Menariknya, pesan adat itu disampaikan tokoh adat dari Sanggar Makalafang, Karel Malbieti, dalam hentakan lego-lego, tarian khas Bumi Kenari dari Kampung Adat Takpala, yang disiapkan khusus untuk menjemput Melki Laka Lena, yang sedang disurvei parti golkar menjadi cagub NTT.

Seperti dilaporkan dari Kalabahi, kehadiran Melki Laka Lena mendapat sambutan hangat denan tarian adat khas Alor, Lego-lego di halaman Hotel Nusa Kenari, Rabu (10/5) siang.

Usai pengalungan selendang, Laka Lena langsung disambut dengan prosesi adat. Ia dikalungi selendang dan juga diberi siri pinang. Laka Lena terlihat menikmatinya.

Rombongan penari asal sanggar Makalafang, Kampung Adat Latifui, Desa Lembur Barat, yang menanti kehadiran Laka Lena sudah sejak beberapa jam itu, langsung membentuk lingkaran lego-lego dan mengantarkan Laka Lena ke dalam lingkaran lego-lego bersama warga kampung adat, dalam iringan bunyi gong dan tambur.

Karel Malbieti dalam iringan lego-lego berkata; “Selamat datang Melki Laka Lena”. Ia juga menyampaikan harapan bahwa kehadiran Laka Lena yang punya impian membangun NTT ke depan, harus bisa melihat Bumi Kenari, Alor.

“Dalam pantun saya (tadi), saya mengibaratkan pak Melki itu Ayam Jantan NTT. Artinya, apabila dia naik diatas kursi yang diinginkan (gubernur, red) , tolong lihat ini Alor,” kata Malbieti kepada wartawan.

Menurut dia, pesan adat dalam lingkaran lego-lego yang diungkapkan itu, bukan hanya kepada Melki Laka Lena, namun ia pun pernah sampaikan kepada politisi Golkar di DPP yang kini mempunyai mimpi untuk menjadi bupati Alor, Imanuel Blegur.

“Kemarin om Ima (Imanuel Blegur, red) datang juga saya sampaikan seperti ini. Bila dia naik diatas kursi yang diinginkan, tolong lihat ini Alor, lebih khusus Sanggar Makalafang di Desa Lembur Barat,” katanya. (Ikz)

 

Komentar Anda?

Related posts