Kupang,lensantt.com – Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) perwakilan NTT akhirnya, membatalkan kegiatan orasi Kebangsaan yang rencananya akan di gelar pada 18 Oktober 2018 dengan nara sumber Utama Anggota DPRI.RI Fahri Hamsah.
Pembatalan tersebut dilakukan lantaran, aksi penolakan oleh beberapa OKP terhadap Fahri Hamsah dan polemik yang terjadi di provinsi NTT sehingga terciptanya kondisi yang kurang kundusif.
” Kami lihat semenjak informasi akan di gelar kegiatan ini terjadi polemik sehingga kondisinya kurang baik,” kata ketua Garbi NTT Abd Kadir Mau rabu (17/10/2018).
Dia menjelaskan, sebelum melakukan pembatalan pihak GARBI melakukan pertemuan internal.
‘kami lakukan pertemuan sebelum putuskan,” tegasnya.
Dia menegaskan, organisasi GARBI tidak beraviliasi dengan aliran mana pun karena marwah Oganisasi tersebut untuk membangun indonesia ke depan.
Keputusan GARBI memilih Farhri Hamsah karena, di era demokratisasi seluruh elemen bangsa bebas mengeluarkan pendapat.
Fahri Hamsah menurut dia, juga merupakan tokoh nasional berani mengeluarkan ide-ide yang berbeda dari masyarakat umumnya.
Sebenarnya acara tersebut, didesain murni untuk gerakan pemikiran tanpa ada intrik politik didalamnya.
Sementara itu ketua panitia Azis Lamadike, memohon maaf kepada seluruh masyrakat kota kupang atas pembatalan kegiatan tersebut.
“Kami dari panitia memohon maaf atas pembatalan kegiatan ini,” ungkapnya. (Ikz)
