Kupang,lensantt.com –  Dinas Koperasi Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT telah sukses dalam melakukan pelatihan pemagangan kepada 9 kejuruan, diantanya perhotelan, tata boga, otomotif, teknik pendingin AC, menjahit, aplikasi perkantoran, digital marketing, maubelair dan tata kecantikan.

Kegiatan ini telah dibuka pendaftarannya dari tanggal 28 April 2021 dengan lokasi pendaftaran bertempat di Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmograsi. Peserta yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan pelatihan dan pemagangan sebanyak 743 orang peserta, yang dibagi dalam : 128 peserta dari kejuruan perhotelan, 48 orang dari kejuruan tata boga, 89 orang dari kejuruan otomotif, 41 orang dari kejuruan teknik pendingin AC, 162 orang dari kejuruan menjahit, 139 orang dari kejuruan aplikasi perkantoran, 64 orang dari kejuruan digital marketing, 12 orang dari kejuruan maubelair, 60 orang dari keejuruan tata kecantikan.

Kemudian pada tanggal 28 April sampai tanggal 4 Mei 2021 pihak Dinas Kopnaketran melakukan seleksi administasi dan pada tanggal 5 hingga tanggal 6 Mei dilakukan seleksi wawancara. Dengan seleksi yang diadakan maka didapatkannya peserta yang lolos sebanyak 180 orang peserta yang siap dilatih dan dimagangkan, diantaranya 30 orang peserta dari kejuruan perhotelan, 10 orang peserta dari kejuruan tata boga, 20 orang peserta dari kejuruan otomotif, 20 orang peserta dari kejuruan teknik pendingin AC, 30 orang peserta dari kejuruan menjahit, 10 orang peserta dari kejuruan aplikasi perkantoran, 30 orang peserta dari kejuruan digital marketing, 10 orang peserta dari kejuruan maubelair, 30 orang peserta dari kejuruan tata kecantikan.

Baca Juga :  Semarak Sumpah Pemuda, BMPS NTT Selenggarakan GENCAR Hybrid Festival Sekolah Swasta Se-NTT

Kegiatan ini diawali dengan pelatihan di LPK selama 1 bulan yaitu pada tanggal 17 Mei sampai dengan 17 Juni 2021 kemudian dilanjutkan dengan 4 bulan masa magang yaitu dari tanggal 21 Juni samapi dengan tanggal 20 Oktober 2021 di 15 perusahaan sesuai dengan kejuruan masing-masing.

“Dengan adanya kegiatan magang ini para peserta dilatih untuk bekerja. Kemudian presentase serapannya diharapkan, setelah mendapat pelatihan dan magang dia bisa diterima untuk bekrja” jelas Ketua Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sylvia R. Peku Djawang, SP, MM, saat ditemui di tempat penutupan kegiatan pelatihan dan pemagangan, Senin (18/10).

Dari 180 peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan dan pemagangan ini 62 peserta diantaranya telah diterima di perusahaan tempat dia magang. “Jadi kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih skil dan kompetensinya. Jadi kalau memasuki dunia kerja dia bisa langsung diterima bekerja” tambah beliau.

Baca Juga :  Pekerjaan Lapangan Futsal Gagal, DPRD TTS Minta Pemda Segera Lakukan Audit Khusus

Novi Maniyeni salah satu peserta pelatihan dan pemagangan kejuruan tata busana yang ditemui ditempat penutupan kegiatan pelatihan dan pemagangan yang berlokasi di Hotel Ima ini juga mengaku turut senang dengan kegiatan ini, pasalnya Ia yang awalnya tidak tahu menjahit, setelah mengikuti kegitan ini Ia menjadi bisa menjahit.

“bukan hanya tentang menjahit saja yang saya dapat, tapi tentang kehidupan juga. Ibu Sylvia juga memberikan semangat dan motivasi untuk saya dan teman-teman lainnya”. Ia juga berharap agar kegiatan ini bisa diadakan setiap tahunnya, karena sangat bermanfaat bagi orang yang belum mendapatkan pekerjaan.

Penulis : Eva Nambut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here