Di malaka, Bocah kelas 6 SD Ditiduri Ayahnya Hingga hamil

  • Whatsapp

Betun, lensantt.com – Perlakuan bejad dilakukan Mikhael Bria (60) Warga desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) bagaimana tidak Dia tega meniduri Anaka tirinya hingga hamil dua bulan.
Perlakuan Bejad Mikael Akhirnya terungkap, ketika VLB (12), Siswi sekolah dasar yang duduk di bangku kelas enam ini, tengah mempersipakan diri untuk mengikuti ujian nasioanal, ketahuan hamil oleh ibunya.
Kapolsek Weliman, IPTU Yusuf, kepada media Selasa, (02/02/16) kemarin mengatakan, terungkapnya kasus ini, bermula ketika Vera, ibu kandung VLB melihat adanya perubahan tingkah laku serta bentuk badan VLB yang berbeda. Merasa curiga, Vera langsung membawa anaknya ke puskesmas untuk memeriksa urine, dan hasilnya pun positif VLB hamil dua bulan.
“Ini pengakuan dari ibu kandung, ibu kandungnya meras curiga dengan perubahan fisik serta tingka laku ananknya, karena curiga kemudian ibunya membawa anak ini ke puskesmas untuk periksa urine, dan hasilnya positif anak ini hamil dua bulan.” Kata Yusuf.
Yusuf juga menjelaskan, uasi melakukan pemerikasaan di puskemas vera langsung mendatangi kantor polis dan membuat laporan polisi. Mendapat laporan dari ibu korban aparat kepolisian sektor (POLSEK) Weliman langsung terjun ke lokasi tempat kejadian perkara untuk meringkus pelaku serta barang bukti.
“Mendapat laporan kami langsung terjun ke TKP untuk, menangkap pelaku serta mengamankan beberapa barang bukti, yakni dua rok anak SD yang penuh dengan bercak darak. Jelas Yusuf.
Menurut Yusuf, dari pengakuan VLB, VLB sering di tiduri ayah tirinya, sejak beberapa bulan silam. Kelakuan bejad Mikhael, dibuat ketika VLB pulang sekolah dan dilakukan terus menerus. Jika VLB menolak, ayah ttirinya mengancam akan membunuh.
“Pengakuan VLB, ayahnya melakukan ketika VLB pulang sekolah, dan meraka lakukan terus menerus, bahkan dalam satu hari mereka bisa melakukan 3 sampai 4 kali. Dan jika VLB menolak ayahya mengancam akan membunuh” Kata yusuf meniru pengakuan VLB.
Lebih Lanjut Yusuf menguraikan, pihaknya akan menyelidiki kasus ini dan bila terbukti pelaku akan dijerat pasal berlapis yaitu undang-undang perlindungan anak, serta KUHP pasal 257, tentang persetubuhan anak dibawah umur, dengan ancaman penjara seumur hidup.
“Kita akan menyelidiki kasus ini, dan jika terbukti pelaku akan di kenakan pasal berlapis, dengan hukuman penjara seumur hidup.” Kata Yusuf.
Guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku kini mendekan dalam sel tahanan polsek Waliman, dan selanjutnya akan dikirim ke Polres Belu untuk ditindak lebih lanjut. (ikz/bidikntt)

Komentar Anda?

Related posts