Beranda Hukrim Bejad! Dititipkan Untuk Sekolah, Pria Paruh Baya Di Kupang Cabuli Siswa SMP...

Bejad! Dititipkan Untuk Sekolah, Pria Paruh Baya Di Kupang Cabuli Siswa SMP Hingga Hamil

 Kupang,lensantt.com – Bejad kalimat yang pantas disandang oleh DA ( 56) warga Desa Oesusu, Kecamatan Takari Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT).

bagaimana tidak, pria paruh baya ini tega mecabuli ML (12) Siswa  salah satu SMP di Kabupaten Kupang hingga hamil.

Setelah melakukan aksi bejat itu, Deni Abua pelaku pencabulan itu, langsung melarikan diri. Pihak kepolisian Polsek Takari terus memburu pelaku, akhirnya pelaku berhasil ditangkap, Kamis (28/5/2020).

Hal ini disampaikan Kapolsek Takari, Iptu Paulus Malelak, SH MH, Selasa (2/6/2020) malam. Dikatakannya, pasca menerima laporan korban, polisi langsung bergerak mengamankan pelaku. Namun, saat itu pelaku berhasil melarikan diri.

Polisi pun menetapkan status Deni dalam daftar pencarian orang (DPO). Sejak saat itu, anggota Polsek Takari  terus melakukan pengejaran dan memburu keberadaan pelaku.

Baca Juga :  Pegawai PLN Dan Perikanan Kota Tertangkap Selingkuh

“Dia marikan diri. Statusnya DPO, tetapi akhirnya upaya polisi pun berhasil. Kita tangkap dan amankan pelaku sekitar pukul 22.00 Wita di RT 04 RW 02, Desa Oesusu, Takari  Kamis (28/5/2020),” kata Paulus Malelak.

Penangkapan ini dilakukan anggota Polsek Takari bersama anggota Buser Polres Kupang yang dipimpin Kasat Reskrim, Kasat Intel dan Kapolsek Takari.

“Kita sudah amankan pelaku dan sekarang ditahan di Mapolsek Takari untuk dilakukan proses penyidikan,” katanya.

Awal kisahnya begini. Deni Abua merupakan kerabat dari ayah kandung ML. Orangtua ML menitipkannya tinggal di rumah Deni untuk bisa bersekolah di salah satu SMP yang tidak jauh dari rumah Deni.

Namun, Deni bukannya menjaga ML sebagai anak dari kerabatnya. Deni malah mencabuli ML yang masih berusia 12 tahun.

Baca Juga :  Jual Aset Negara, Jaksa Dikupang Dijemput Paksa
Baca Juga :  Bejad !!! Di So’e Siswa SMP Dicabuli Guru Hingga Hamil

Perilaku bejat Deni pun terungkap, saat ML pulang ke rumah orangtuanya di Kecamatan Kot Olin, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Semenjak di rumah, ML terlihat tidak seperti biasanya, yang tampak ceria dan bercengkrama bersama keluarga. ML terlihat diam, pucat, mual dan muntah-muntah.

Melihat itu, ibu ML menaruh curiga. Tetapi kepada ibunya, ML mengaku sedang sakit lambung. Ibu ML tidak percaya. Ibunya terus mendesak. Akhirnya ML jujur dan menceritakan semua perbuatan bejad Deni.

Atas pengakuan ML, keluarga memutuskan melaporkan kejadian itu ke Polsek Takari 11 Januari 2020 dengan bukti laporan, Nomor : LP/B/03/I/2020/ Polsek Takari. (Ikz/nttsatu)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Juara Kontes Sapi, Bupati TTS Minta Warga Contohi Bambang Sianto

Soe, lensantt.com- Kamis 16 juli 2020, bertempat di Lalip, Desa Benlutu, Kecamatan Batuputih B Bupati TTS Egusem Pieter Tahun menyerahkan Hadiah kepada Bambang Sianto karena berhasil...

Soal Aksara, Dirut Politani Kupang : Jangan Takut Anggaran Sudah Diusulkan Ke Kemendikbud

Kupang,lensantt.com- Politani Negeri Kupang terus melebarkan sayapnya di seluruh kabupaten di Provinsi NTT. Salah satunnya di Kabupaten Sabu Raijua Yakni, Akademi Sabu Raijua yang dikenal...

Peringati HAN, Siswa SMAN 8 Kupang Ini Gelar Lomba Solo Virtual 

Kupang,lensantt.com- Kaula Muda Kota Kupang semakin berkreasi. Banyak Kegiatan-kegiatan positif pun dilakukan. Salah satunya, Putra Alva Niveberi Bengu yang menggelar lomba solo virtual untuk anak...

Jelang Hari Bakti Adhyaksa, Kejati NTT Bagi 1026 Paket Sembako

Kupang, lensantt.com - Rabu (15/7/2020) Kejaksaan Tinggi (NTT) menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan berbagi kasih dengan tiga panti asuhan dan penyandang tuna netra. Kegiatan...

Disebut Terima 1,5 M, Absalom Sine Bakal Polisikan Pengacara Tersangka Bank NTT 

Kupang, Lensantt.com - Perseteruan antara Hairudin Masaro selaku kuasa hukum Muhamad Ruslan tersangka kasus dugaan korupsi Kredit Modal Kerja dan Investasi Jangka Panjang pada...