Kupang,lensantt.com- Walikota Kupang Jefry Riwu Kore turun ke jalan Pada Kamis, (28/01/2021) kegiatan itu dilakukan untuk memantau aktiifitas warga agar menghindari kerumunan.
Beberapa pusat perbelanjaan dan warung makan menjadi target Walikota Kupang dan tim.
Dalam kegiatan itu, Walikota Kupang dan tim tiba di Bakso 99 Kuanino Kupang. Terlihat dalam Live tersebut walikota Kupang sempat menegur salah satu karyawan agar memperbaiki maskernya.
Kemudian Walikota Kupang Juga sempat menyampaikan agar dengan kondisi pandemi ini setiap pembeli tidak diperbolehkan menikmati makanan di tempat tersebut.
Ia juga menghimbau agar, harusnya sudah ditutup pada pukul 19.00 Wita (7 malam). “Kalau bisa ditutup jam 7.00,” ucap walikota.
Ternyata himbauan itu malah di tolak oleh karywan tersebut.” Tidak bisa ini masih banyak,” jelasnya.
Hal itu membuat Walikota Kupang meradang. Pasalnya, tujuan baik Pemkot Kupang malah diabaikan diabaikan.
Masyarakat Minta Bakso 99 Ditutup
Aksi Karyawan Bakso 99 mematik warga Kota Kupang yang menonton video tersebut.
Bahkan, dalam kolom komentar sebagian warga Kota Kupang meminta agar warung bakso 99 tersebut ditutup karena tidak mematuhi aturan Pemkot Kupang.
Seperti, Akun Rudimira dengan tegas berkomentar “pelaku usaha bandel cabut ijinnya saja pak”
Rony Foeh “Melawan Cabut Ijinnya pak wali,” kata dia dalam komentar.
Alexa Christoper Ledoh ” Aduh mas e melawan apa tuh hargai pak wali,”
Gaby Kota “Pol.PP  bertindak tangkap dan bawa ke kantor untuk di proses,”.
Terlihat warga mengecam perilaku karyawan itu. akun Liem Djian,” yang.melawn begitu tutup langsung sdh (Sudah)”.
He Sandora ” Kurang ajar itu mas…Tutup,”.
Walikota dan warga tentunya pantas marah. Karena peningkatan covid-19 yang begitu signifikan setiap warga wajib mentaati peraturan yang ada.
Dan apapun yang dilakukan pemerintah kota tentunya untuk kebaikan seluruh warga Kota Kupang. (Ikz)
Baca Juga :  Kadishub Kota Kupang : Bayar Parkir Wajib Minta Karcis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here