Lensa NTT

Ada Prodi Baru di Unwar Bali, Buruan Daftar! Fisioterapi Berbasis Healing dan Wellness Jadi Andalan

Denpasar, lensantt – Universitas Warmadewa (Unwar) Bali kembali memperluas pengembangan pendidikan kesehatannya dengan membuka Program Studi (Prodi) S1 Fisioterapi di bawah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Kehadiran prodi baru ini dinilai menjadi jawaban atas meningkatnya kebutuhan tenaga fisioterapi profesional, sekaligus membuka peluang besar bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang kesehatan, kebugaran, dan wellness tourism.

Pembukaan Prodi S1 Fisioterapi tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII kepada Rektor Universitas Warmadewa di Ruang Rapat Pimpinan Universitas Warmadewa, Senin (11/05/2026).

Momentum tersebut turut disaksikan jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor BARPM Unwar, Dekan FKIK Unwar hingga dosen fisioterapi Universitas Warmadewa. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan SK nomenklatur Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Universitas Warmadewa.

Dengan diterbitkannya izin resmi tersebut, Universitas Warmadewa langsung membuka penerimaan mahasiswa baru (Penmaru) untuk Program Studi S1 Fisioterapi.

Menjawab Kebutuhan Dunia Kesehatan dan Wellness

Pembukaan Prodi Fisioterapi Unwar bukan sekadar menambah program studi baru, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengembangan pendidikan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

Dekan FKIK Universitas Warmadewa, dr. Made Indra Wijaya, MARS., Ph.D., FISQua., mengatakan kehadiran Prodi S1 Fisioterapi menjadi tonggak penting dalam perjalanan FKIK Unwar yang selama hampir 18 tahun belum memiliki program studi yang secara spesifik merepresentasikan bidang ilmu kesehatan.

“Pembukaan Prodi baru ini menjawab nama dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Setelah hampir 18 tahun, akhirnya FKIK memiliki program studi yang benar-benar mencerminkan bidang ilmu kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan tenaga fisioterapi akan terus meningkat seiring berkembangnya layanan kesehatan modern. Saat ini hampir seluruh rumah sakit membutuhkan layanan fisioterapi sebagai bagian penting dalam proses pemulihan pasien.

Tak hanya di rumah sakit, peluang kerja lulusan fisioterapi juga terbuka luas di sektor wellness, kebugaran, olahraga hingga industri pariwisata kesehatan yang berkembang pesat di Bali.

“Kedepannya saya yakin pusat-pusat wellness juga akan sangat memerlukan lulusan fisioterapi,” tambahnya.

Usung Konsep Anti-Aging dan Fitness Physiotherapy

Yang menarik, Prodi S1 Fisioterapi Universitas Warmadewa hadir dengan konsep berbeda dibandingkan program sejenis di perguruan tinggi lain. Program ini mengusung pendekatan anti-aging dan fitness physiotherapy yang saat ini menjadi tren global di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat.

Kurikulum Prodi Fisioterapi Unwar diperkuat dengan tujuh fokus utama, yakni:

Konsep tersebut dirancang agar lulusan tidak hanya memiliki kemampuan klinis, tetapi juga kompeten dalam penanganan kebugaran, rehabilitasi olahraga hingga wellness therapy.

Fisioterapi Berbasis Healing dan Yoga

Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., menyampaikan rasa syukur atas terbitnya izin pembukaan program studi baru tersebut.

“Atas nama Rektor Universitas Warmadewa, kami mengucapkan selamat dan sukses atas izin yang telah dikeluarkan kementerian terhadap usulan Prodi S1 Fisioterapi Universitas Warmadewa,” katanya.

Rektor menjelaskan, Prodi Fisioterapi Unwar akan memiliki karakteristik khas yang diselaraskan dengan identitas Bali sebagai destinasi wisata dunia. Karena itu, pendekatan pembelajarannya tidak hanya fokus pada akademik dan praktik medis, tetapi juga mengintegrasikan konsep healing dan yoga.

“Prodi Fisioterapi ini nantinya menyediakan sarana healing dan yoga sebagai bagian dari kelengkapan pembelajaran. Ini akan menjadi kekhasan dari Prodi Fisioterapi Universitas Warmadewa,” jelasnya.

Konsep tersebut sekaligus menjadi langkah strategis untuk mengembangkan wisata kesehatan berbasis budaya Bali yang kini mulai diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bahkan, Prodi Fisioterapi Unwar diproyeksikan menjadi program studi berstandar internasional dengan berbagai model pembelajaran berbasis healing dan yoga yang dapat ditempuh dalam waktu singkat serta memiliki sertifikasi internasional.

Dilengkapi Fasilitas Modern

Untuk mendukung kualitas pembelajaran, Universitas Warmadewa juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang modern seperti gym, ruang terapi hingga massage therapy yang akan menjadi bagian penting dalam penguatan kompetensi mahasiswa.

Dengan hadirnya Prodi S1 Fisioterapi, FKIK Universitas Warmadewa kini resmi membawahi tiga program studi, yakni:

Rektor berharap kehadiran Prodi Fisioterapi dapat menjadi ikon baru Universitas Warmadewa di bidang pendidikan kesehatan dan wellness tourism berbasis budaya Bali.

“Sekali lagi selamat dan sukses, semoga Prodi Fisioterapi ini ke depan menjadi ikon Universitas Warmadewa,” pungkasnya.

Saat ini penerimaan mahasiswa baru Prodi S1 Fisioterapi FKIK Universitas Warmadewa telah resmi dibuka. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman sipenmaru.warmadewa.ac.id atau langsung mendatangi Sekretariat FKIK Unwar di Jalan Terompong No. 24 A, Tanjung Bungkak, Denpasar Timur.***)

Komentar Anda?

Exit mobile version