Lensa NTT

Ada Andre Otta Dibalik Suksesnya MPP Kota kupang

Kupang,lensantt com. Keberhasilan Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai pusat layanan terpadu yang memudahkan masyarakat tidak terlepas dari peran strategis Andre Otta, yang dikenal sebagai aktor utama di balik lahir dan berkembangnya MPP di Kota Kupang.

Sejak awal perencanaan hingga implementasi, Andre Otta dinilai konsisten mendorong reformasi birokrasi berbasis pelayanan cepat, tepat, dan transparan. Di bawah pengawalan konsep yang matang, MPP hadir sebagai jawaban atas keluhan masyarakat terhadap layanan publik yang selama ini dinilai berbelit, lamban, dan tidak terintegrasi.

Gagasan Besar Pelayanan Satu Pintu

MPP dirancang untuk menyatukan berbagai jenis layanan pemerintah, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, layanan pajak, hingga pelayanan instansi vertikal dalam satu lokasi. Gagasan ini disebut-sebut sebagai terobosan besar yang lahir dari kebutuhan riil masyarakat.

Andre Otta menegaskan bahwa tujuan utama MPP bukan sekadar menghadirkan gedung pelayanan, melainkan mengubah cara pandang birokrasi agar lebih melayani.

“Pelayanan publik harus mendekat ke masyarakat, bukan sebaliknya. Waktu dan biaya warga harus dihargai,” demikian komitmen yang kerap disampaikan Andre Otta dalam berbagai kesempatan.

 

Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang terus menunjukkan performa gemilang di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta. Pada Tahun 2025, MPP Kota Kupang berhasil meraih predikat Baik dalam Evaluasi Penyelenggaraan MPP yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Republik Indonesia, sebuah capaian yang menempatkan MPP Kota Kupang pada peringkat nasional.

Prestasi ini menjadi lonjakan signifikan dibandingkan Tahun 2024, di mana MPP Kota Kupang masih berada pada kategori Cukup. Evaluasi tersebut melibatkan 106 Mall Pelayanan Publik di seluruh Indonesia, sehingga pencapaian ini mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik

 

 

Di bawah kepemimpinan Andre Otta, sapaan akrab Wildrian Ronald Otta, MPP Kota Kupang terus berbenah. Pada Tahun 2025, jumlah instansi yang bergabung meningkat menjadi 23 instansi dengan 133 jenis layanan, dibandingkan Tahun 2024 yang hanya melibatkan 15 instansi dengan 98 layanan. Perluasan ini mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan administrasi hanya dalam satu lokasi.

 

 

 

Andre Otta menyebut capaian tersebut sebagai hasil dari proses pembenahan yang dilakukan secara konsisten dan terukur. Ia menjelaskan, langkah awal pembenahan dimulai dengan observasi selama satu bulan, kemudian dilanjutkan dengan rebranding slogan MPP dari “cepat” menjadi “BESTI: Beres dan Pasti.”

 

Masyarakat itu besti-nya pelayanan, dan MPP itu besti-nya masyarakat. Kalau besti datang ke MPP, pasti beres dan pasti. Filosofi ini sederhana, mudah diucapkan, dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.Konsep BESTI kemudian diterjemahkan ke dalam dua model layanan, yakni layanan terintegrasi dan ekosistem layanan, di mana seluruh pelayanan yang saling terkait digabungkan dalam satu lokasi. Berbagai urusan kini dapat diselesaikan dalam satu pintu, mulai dari pelayanan PBB yang terhubung dengan Bank NTT, perizinan usaha, BPJS,

 

administrasi kependudukan, pajak kendaraan bermotor, hingga izin obat dan makanan.

 

 

Masyarakat cukup datang ke MPP Kota Kupang. Saat pulang, semua urusan pasti beres,” tegas Andre.

 

Ke depan, MPP Kota Kupang juga berencana menambah layanan kenotariatan. Jika terealisasi, masyarakat dapat mengurus akta perusahaan, Nomor Induk Berusaha (NIB), BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, NPWP, pembukaan rekening bank, hingga berbagai dokumen usaha lainnya di satu tempat.

Untuk terus meningkatkan jangkauan layanan, DPMPTSP Kota Kupang juga menetapkan sejumlah quick wins sebagai pengungkit utama, di antaranya peningkatan fasilitas layanan, diseminasi informasi melalui media massa dan media sosial, serta penerapan pelayanan dua kaki, yakni turun langsung ke masyarakat memperkenalkan MPP Kota Kupang.

 

Pelayanan dua kaki yang dilakukan secara rutin selama satu tahun terakhir terbukti efektif menjangkau masyarakat yang sebelumnya belum mengetahui keberadaan MPP. Andre menegaskan, peningkatan kunjungan hingga lebih dari dua kali lipat dalam waktu kurang dari satu tahun menjadi indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.

 

“Ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin kuat karena pelayanan publik yang diberikan semakin baik,” pungkasnya. (ikz)

 

 

Komentar Anda?

Exit mobile version