Home / Ekbis / Tekan Inflasi, BI Kembang  UMKM di NTT

Tekan Inflasi, BI Kembang  UMKM di NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Kupang,lensantt.com- untuk menekan angka inflasi Bank Indonesia (BI) mengembangkan  klaster Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di berbagai wilayah Kabupaten/Kota di NTT.
Menejer Fungsi  Komunikasi dan Kebijakan Perwakilan Bank Indonesia (BI) NTT, Andre Asa  Senin (22/4). Mengaku, kehadiran UMKM  yang dikembangkan merupakan  salah satu upaya menekan gejolak harga komoditi yang terjadi seperti harga cabe, bawang merah, bawang putih maupun komodoti lainnya.

“UMKM yang kami bentuk dibagi dalam klaster sebagai rollmodel yang bisa di replikasi ditempat lain seperti UMKM cabe merah di Sumba Barat Daya, UMKM sapi di Fatukoa, UMKM bawang merah di Atambua, UMKM padi di lembor, UMKM kopi di Ngada,” lanjutnya.Klaster UMKM ini dengan tujuan untuk mengstabilisasi harga.

Baca Juga :  Perjalanan Melelahkan  Satgas TMMD Merauke Ke Kampung Kogir 

Selain mengstabil harga, Dikatanya BI juga melakulan pengembangan di sisi stabilitas keuangan  yakni makro prodesial.

Ia menambahkan,  sesuai undang-undang OJK secara pengawasan secara kewenangan ada pada OJK. BI lanjut dia, hanya pada pengawasn pada makro, yang dimana para UMKM dibina akan SDM dan Kelembagaannya guna mereka bisa mengakses perbankan.(ikz)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Terbaru

Kota Kupang Butuh Cadangan Air, Walikota Dan Umat Budha Tanam Pohon

Kupang,-lensntt.com - Wali Kota Kupang Dr. Jefryston Riwu...

Kental Budaya, Bupati Pengunungan Bintang Ingin Adat Papua Jadi Destinasi Wisata

Kupang, lensantt.com - Papua dikenal dengan budaya dan ad...

Vico Amalo Jadi Raja Termanu, 43 Raja Di Nusantara Hadiri Acara Pelantikan

Rote Ndao, lensantt.com - Vicos T.B Amalo akhirnya di...

Mabala Dan Mohoro Mendaftar Ke PKB Di Hari Pertama

Seba, lensantt.com - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bu...

DPC PKB Sarai Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Kupang, lensantt.com - Perhelatan pilkada serentak resmi ...
error: Tidak boleh di Copas