Beranda Kota Kupang Tegakkan Aturan, Enam Gerai Alfamart Ditutup

Tegakkan Aturan, Enam Gerai Alfamart Ditutup

Kupang,lensantt.com –  Demi menegakan aturan enam gerai Alfamart ditutup oleh Pemerintah Kota Kupang, lantaran belum mengantongi izin operasional. Demikian hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Frengky Amalo, ketika di temui media di Lantai ll Kantor Wali Kota Kupang, Senin (20/01/2020).

Frengky Amalo menyampaikan bahwa, enam Gerai Alfamart di Kota Kupang yang tidak memiliki ijin usaha telah ditutup Pemerintah Kota Kupang. Pemkot juga telah melakukan sidak pada Alfamart yang tidak memiliki ijin.

Alfamart harus mematuhi administrasi perizinan yang sah. Sementara yang sah telah mengantongi izin operasional ada 7 Alfamart, sehingga bisa membangun hubungan yang baik dalam menjalankan usahanya di Kota Kupang.

Baca Juga :  Bank NTT dan Pemkot Kupang Bicara Smart City

“Jadi mereka harus kooperatif karena Pemerintah tidak melarang mereka (Alfamart) untuk beroperasi di Kota Kupang, sebagai contoh kita sudah memberikan ijin bagi tujuh (Alfamart), tapi kenapa secara diam-diam mereka mengoperasikan enam unit yang tidak berijin, itu yang sangat kita sesalkan,” tandasnya.

Sebelumnya telah dilakukan sidak bersama Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man pada pukul 09:45 WITA Senin 20 Januari 2020 di enam unit mini market milik Alfamart. Enam mini market tak berijin itu diantaranya ada di Oebufu, Pasir Panjang, Nunhila, Pulau Indah, Merdeka.

“Kami telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada Alfamart agar segera menghentikan dan menutup usaha dari 6 unit tersebut sejak (12/01/2020) karena Pemerintah Kota memperhatikan dampak terhadap pedagang kecil dan masyarakat yang telah ada dari awal di sekitar unit-unit itu.

Baca Juga :  Bagi Berkah Ala Muslimah Peduli Umat Kota Kupang

“Jadi jangan sampai timbul kesan bahwa, Pemerintah Kota memperlambat investasi ataupun memperlambat pertumbuhan Alfamart, sama sekali tidak. Jadi seperti itu dari kita,” jelasnya.

Baca Juga :  Di Kota Kupang, 65 Orang Meninggal Akibat Hiv Dan Aids

Frengky berharap, agar pihak swasta yang ingin membuka usaha atau berinvestasi agar segera mengikuti mekanisme perijinan resmi, baik secara hukum maupun administrasi Pemerintahan.(ikz)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Pengakuan  Warga NTT Yang Pertama Positif Covid-19

 Kupang,lensantt.com- Warga provinsi NTT sempat dihebohkan lantaran informasi kalau salah seorang warga NTT sudah positif Covid-19. Informasi tersebut lantaran belum dipastikan nama dan alamat warga...

Gubernur NTT Segera Umumkan Soal Warga NTT Yang Positif Covid-19  

 Kupang,lensantt.com - Informasi soal seoarang warga NTT yang terindikasi positif covid-19 beredar luas. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian soal tempat domisili warga tersebut. Untuk...

Soal Pasien Positif Corona Asal NTT, Kadis Kesehatan :  Bukan Di Kota Kupang

Kupang, lensantt.com- Juru bicara pemerintah pusat Achmad Yurianto merilis satu orang warga Provinsi NTT dinyatakan positif Covid-19. Kepala Dinas  Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowaty M.Kes,...

Informasi Libur Tiga Hari Hoax,  Humas Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang : Aktifitas Ekonomi Berjalan Normal

 Kupang, lensantt.com -  Sejak Rabu (08/04/2020) kemarin hingga hari ini beredar informasi di media sosial tentang penghentian aktifitas seluruh masyarakat Kota Kupang selama tiga hari penuh,...

Kantor  Desa Tuasene Tak Dibuka, Acara Serah Terima Plt. Kades Batal

 So'e,lensantt.com - Acara  serah terima PLT kepala Desa Tuasene Kecamatan Molo Selatan, Kabupaten TTS Kamis (09/04/2019) akhirnya harus dibatalkan lantaran kantor desa yang akan digunakan...