Home / Pendidikan / Soal Pertumbuhan Anak, Bupati Sabu Raijua Tegaskan Orang Tua Punya Peran Penting

Soal Pertumbuhan Anak, Bupati Sabu Raijua Tegaskan Orang Tua Punya Peran Penting

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Seba, Lensantt.com – Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke menegaskan, orang tua punya peran penting dalam pertumbuhan anak sejak balita.

Refresing Kader Bina Keluarga Balita

 

Hal ini disamapaikan saat membuka kegiatan Refresing Kader Bina Keluarga Balita berlangsung di Sanggar Kegiatan Belajar, Desa Ledeana, Kecamatan Sabu Barat, Kamis (8/8/2019) yang diikuti 151 peserta kader.
Bupati Sabu Raijua Drs.Nikodemus Rihi Heke,M.Si.  mengatakan, program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga melalui kegiatan bina keluarga balita (BKB)  merupakan,  wadah yang sangat strategis dalam upaya meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya yang memiliki balita.

Dalam membina,  tumbuh kembang balita melalui rangsangan fisik, motorik, kecerdasan, emosional dan sosial ekonomi  dengan sebaik-baiknya merupakan salah satu upaya untuk dapat mengembangkan fungsi-fungsi pendidikan, sosialisasi dan kasih sayang dalam keluarga.

Baca Juga :  Soal PIP, Direktur Rumah Aspirasi Nilai DPRD Dan Pemkot Kupang Salah Tafsir

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang didapat,   orang tua mampu mendidik dan mengasuh anak balitanya sejak dini.

Dalam mengasuh anak, keluarga menjadi lembaga pertama yang mempunyai tanggunghawab memberikan pembinaan tumbuh kembang anak, sehinga keluarga merupakan wadah pertama dan utama dalam mengasuh anak melalui tiga kebutuhan dasar anak, yakni, aspek fisik, biologis, serta  kasih sayang dan stimulasi.

Sedangkan ciri khusus program BKB ini, lanjut dia tebagi dalam beberapa bagian yakni, pembinaan orang tua dan anggota keluarga balita lainnya;, membina tumbuh kembang balita dan anak,  perlakuan orang tua yang tidak membedakan anak laki dan perempuan.

Juga pada, penggunaan alat bantu APE,ceritera, dongeng, nyanyian sebagai tumbuh kembang balita.

Bupati mengingatkan,  ada tiga kebutuhan dasar anak yang harus di penuhi yakni, pola Asih, merupakan kasih sayang dari orang tua, pola Asuh seperti pemberian nutrisi yang cukup, tempat bermain yang memadai, perawatan saat sakit, lingkungan yang sehat dan baik. Sedang dalam hal Asah meliputi pendidikan non formal dan formal termasuk stimulasi, olah raga dan lain-lain,” terang bupati.

Baca Juga :  Unwar Bali Gelar Pelatihan dan Lomba di Kupang

Ia meminta, agar tingkatkan peranan keluarga, lembaga pendidikan masyarakat menjadi sangat penting dalam memberikan pengasuhan kepada anak sejak dini untuk membangun karakter bangsa yang mulia.

Mengakhiri sambutannya, Bupati meminta kepada seluruh orang tua kader peserta balita agar dapat memahami dan menerapkan pola pengasuhan dengan penuh kasih sayang merupakan hak setiap anak, yang dimulai dari dalam keluarga. (Ikz/hms).

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Terbaru

Komunitas Pecinta Alam Kupang Kibarkan Bendera Raksasa di Puncak Gunung Fatuleu

 Kupang, lensantt.com - Memperingati kemerdekaan di pu...

Sederet Nama Untuk Mabala, Siapa  Yang Pantas?

Kupang,lensantt.com – Tak Lama lagi pemilihan Kepala Da...

Sejahtera Grup Kembali Hadirkan Rumah Mewah Dengan Harga Terjangkau

Kupang, lensantt.com - Sejahtera Grup dibawah pimpinan Bo...

Beri Layanan Hukum Gratis, Kejati NTT Luncurkan Aplikasi Lanaku

 Kupang,lensantt.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) provins...

PKB NTT Dukung Muhaimin Iskandar Pimpin MPR.RI Dan Jadi  Ketua Umum Partai

Kupang, lensantt.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Parta...
error: Tidak boleh di Copas