Beranda Nasional Sempat Turun, Kini ODP Di NTT Naik Jadi 101 Orang

Sempat Turun, Kini ODP Di NTT Naik Jadi 101 Orang

 Kupang,lensantt.com – Jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) sempat menurun menjadi 80 orang saat 21 orang dinnyatakan sehat.

Namun, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali merilis jumlah ODP Di NTT Kembali meningkat menjadi 110 orang.

Ke-101 orang tersebut sedang dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan oleh pemerintah

Ratusan ODP tersebut terdapat di sejumlah Kabupaten di NTT di antaranya, 24 di Kota Kupang, 2 di Lembata, 21 di Manggarai Barat, 2 di Kabupaten Kupang, 15 di Sikka, 4 di TTS, 1 di Matim, 2 di Flotim, 1 di Malaka, 1 di Alor, 6 di Sumba Timur, 5 di Belu, 8 di Sumba Barat Daya, dan 3 di Ende

Baca Juga :  Soal Jokowi Batal Ke Maumere, Gubernur NTT Mengaku Tidak Kecewa

Saat jumpa pers kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Senin, 23 Maret 2020 Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, data yang disampaikan sudah dirangkum berdasarkan laporan dari kabupaten dan kota.

“Hingga saat ini berjumlah 101 orang,”

Menurut dia, semua yang 101 orang yang masuk dalam ODD tersebut adalah berasal dari daerah-daerah terpapar virus atau negara-negara yang terpapar virus.

“Ketika mereka kembali ke NTT, lalu kemudian diperiksa karena ada dugaan,” pungkasnya.
Walaupun dari 101 orang itu, kata dia, masih dalam pemantauan, tetapi pihaknya tetap berasumsi bahwa itu berbahaya.

“Sehingga antisipasi dari seluruh masyarakat NTT sangat kami harapkan. Tenaga medis kita terbatas. Tugas kita seluruh rakyat NTT adalah mengikuti protap yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, ” ujarnya.

Baca Juga :  Jokowi Dijadwalkan Resmikan Kantor Gubernur NTT
Baca Juga :  Jelang Konser, Slankers Kupang "Garap" Halaman Parkir Lapangan Oepoi

Ia berharap seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur agar bisa memproteksi diri masing-masing.
Dia menambahkan pihaknya akan menggelar rapat untuk menyusun semua anggaran untuk simulasi pencegahabmn corona, serta ketersediaan dokter dan Alat Pelindung Diri (APD).

“Itu untuk kebutuhan-kebutuhan alat pelindung diri, kebutuhan dokternya, kebutuhan sarana dan prasarana dan sebagainya,” katanya. (Ikz/hms)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

2019  Lalu, Badan Pertanahan TTS Berikan Ribuan Pelayanan Gratis

Soe, lensantt. Com - tercatat kurang lebih 6500 pelayanan gratis sudah diberikan oleh Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten TTS. Pelayanan gratis tersebut terdiri dari, 3000...

PDAM Kota Kupang Pasang Wastafel Portable di Pasar dan Taman

 Kupang, lensantt.com - Sebagai langkah antisipatif terhadap wabah corona (Covid-19), PDAM Tirta Bening Lontar Kota Kupang yang dipimpin Johanis Ottemoesoe memasang wastafel portable di beberapa area...

Masker Hasil Jahitan Istri Bupati Sabu Raijua Dibagikan, Masyarakat : Terima Kasih Mama

Seba,lensantt.com- Langkah Istri Bupati Sabu Raijua Martina Rihi Heke-Raga lai menjahit masker dan bagikan ke masyarakat sempat menuai kontraversi. Didunia maya sebagian oknum dengan mengunakan akun...

Tangani Covid-19, Pemkab Sarai Siapkan  13 M 

 Menia,lensantt.com - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyiapkan dana senilai 13 Miliar untk menangani covid-19. Keputusan itu diambil setelah Bupati sabu raijua,Drs.Nikodemus Rihi didampingi oleh Sekda Septenius Bule Logo,...

Jumlah ODP Di NTT Capai 506 Orang, Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 21 April 2020 

Kupang,lensantt.com -  jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di NTT hingga saat ini telah mencapai 509 orang. Dengan meningkatnya, jumlah penderita corona virus arau Covid-19 di Indonesia...
error: Tidak boleh di Copas