Beranda Nasional Potensi Pasar Di NTT Besar, Semen Kupang Akan Bangun Pabrik Baru

Potensi Pasar Di NTT Besar, Semen Kupang Akan Bangun Pabrik Baru

Kupang, lensantt.com – Semen kupang berencana akan membagun pabrik semen baru.

Hal ini disampaikan, Matla ILajar,SE,MM,PIA selaku Direktru Utama PT. Semen Kupang (Persero) usai berjumpa Gubernur NTT di ruang kerjanya selasa (7/5).

Ia mengaku optimis, dengan ditambahnya satu pabrik maka dapat memenuhi kebutuhan pasar NTT.

Bersama Esti Wiseto Baroto selaku Komisaris Utamanya, mereka mengaku mendapatkan dukungan Gubernur untuk mengambil langkah-langkah taktis, guna pengembangan produksi semen kedepannya.

“Puji syukur, sampai dengan saat ini kami masih bisa eksis berproduksi dan memasarkan produk Semen Kupang di wilayah Nusa Tenggara Timur. Saat ini, kami sudah berproduksi hingga 80 persen dari kapasitas terpasang. Sebenarnya, itu masih kurang dibanding dengan _demand_ di NTT” sebutnya.

Putra Makassar itu menyebutkan, potensi pasar di NTT cukup besar. Disebutnya bahwa permintaan pasar (demand) khusus di NTT sendiri sudah mencapai 1,3 juta ton pertahun. Sementara saat ini, mereka baru mampu melakukan produksi sampai dengan 250 ribu ton pertahun. Biasanya disalurkan di wilayah pasar Kupang dan sekitarnya, sebagian lagi ke pulau-pulau.

“Harapannya, dengan _demand_ yang cukup besar ini, kita bisa menambah kapasitas lagi. Sehingga kita bisa layani semua, memenuhi kebutuhan pasar di Nusa Tenggara Timur. Bahkan, hingga ke Timor Leste dan Australia,” sambungnya seraya menyebutkan kemungkinan membangun pabrik semen baru.

Baca Juga :  Diterjang Angin Punting Beliung, Belasan Rumah Warga Kota Kupang Rusak

Dalam pertemuan yang sifatnya silahturahmi itu, mereka juga melaporkan perkembangan PT.Semen Kupang sampai dengan kondisi terkini. Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi NTT adalah salah-satu pemegang saham dari Perusahaan semen itu.

“Kita memiliki dukungan sumberdaya alam yang cukup, batu kapur yang melimpah. Sumberdaya listrik kita juga sudah _over supplay_. Semua infrastruktur mendukung. Jadi, harapan membangun pabrik semen baru itu memungkinkan untuk dilakukan,” tambahnya menyebut Gubernur VBL sangat responsif mendukung langkah ini.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Gubernur NTT, Prof.Daniel Kameo, menyebutkan pentingnya menjaga kesinambungan produksi PT.Semen Kupang. Baginya kehadiran perusahaan tersebut telah menjadi simbol pembangunan industri di NTT. Karenanya, harus diupayakan agar bisa menjadi salah-satu industri yang kuat secara bisnis.

Baca Juga :  Ini Pernyataan Fary Francis Pasca Di Demo Relawan Jokowi NTT

“Semen Kupang ini salah-satu industri besar di Nusa Tenggara Timur. Selain sebagai salah-satu kegiatan ekonomi yang besar, juga merupakan ikon NTT. Secara bisnis, ini adalah industri yang sangat prospektif” kata Staf Khusus Gubernur NTT itu.

Baca Juga :  Juli 2019 Mendatang, Pemkab Sabu Raijua Akan Gelar Festival Kelaba Maja

“Dari sisi pasar, untuk NTT kita masih memiliki selisih kebutuhan sebesar 1,1 juta ton per tahunnya. Potensi pasar kita selain di NTT, juga untuk Timor Leste dan Australia. Sehingga dari sisi bisnis, ini _sustainable_. Karena bahan bakunya tersedia secara melimpah dan pasarnya cukup luas,” tambahnya.

Menurut Kameo, dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT, terutama dari Gubernur NTT sangat dibutuhkan. Beliau menyebutkan perlunya dukungan kebijakan dan dukungan politik. Gubernur NTT diharapkan dapat membantu untuk merealisasikan rencana-rencana pengembangan unit perseroan ini dalam pembicaraan pada level nasional.

Senada dengan itu, Komisaris Utama PT.Semen Kupang, Esti Wiseto Baroto memberikan gambaran kebutuhan semen secara nasional.

“Secara nasional, _supplay_ semen kita itu sebenarnya berlebih, sekitar 60 hingga 70 persen. Tetapi, semen itu biaya produksinya cukup besar. Antara 15 sampai 30 persen itu untuk ongkos transportasi. Jadi kalau kita bangun pabrik sendiri, secara nasional bisa dihemat ongkos produksinya” pungkasnya. (Ikz/humas pemprov)

 

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Upah Tak Dibayar Sejak 2017, Ketua Tim Pembagunan Desa Tuasene Kesal

Soe, lensantt.com - Osten Puaradja ketua tim pembangunan Juga tim teknis administrasi sejak 2016 mengaku kesal dengan Kepala Desa Tuasene David Amalo lantaran honornya tak dibayar...

Update Covid-19: 20 Orang Warga Kota Kupang Positif, 7 Dinyatakan Sembuh

Kupang,lensantt.com - Hingga hari ini minggu (24/05/2020) hasil pemeriksaan SWAB 20 warga Kota Kupang dinyatakan positif Covid-19. Sesuai laporan gugus tugas pemerintah Kota Kupang daari jumlah...

Amankan Listrik Saat Lebaran, PLN Kerahkan 929 Personil 

Kupang,lensaNTT, 23 Mei 2020 – PLN Pastikan pasokan listrik jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H aman. Sebanyak  929  personil disiagakan untuk menjaga sistem...

Berkah Dari Mabala Dan Mahoro Di Tengah Pandemi Covid-19 Untuk Mahasiswa Sabu Di Kupang

Kupang,lensantt.com - Pandemi Covid-19 membuat hampir semua masyarakat terhimpit dengan ekonomi. Akhirnha, Mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kota Kupang pasti ikut merasakan. Bagaimana tidak, dengan...

Salah Gunakan Dana Desa, Bupati TTS :  Kades Olais Segera Diganti

 So,e, lensantt.com ' Nasib sial dialami Yosepus Nufeto, Kepala Desa Olais, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS pasalnya, dalam waktu dekat ia segera mengakhiri masa jabatannya. Hal itu ditegaskan...