Beranda Ekbis Perjalanan Melelahkan  Satgas TMMD Merauke Ke Kampung Kogir 

Perjalanan Melelahkan  Satgas TMMD Merauke Ke Kampung Kogir 

Merauke, lensantt.com – perjuangan melelahkan  kodim 1707/Merauke patut diancungi jempol. Bagaimana tidak,
36 personel Satgas TMMD ke-106 diberangkatkan lebih awal karena mengingat kondisi medan selama perjalanan yang cukup sulit dan jarak tempuh yang sangat jauh dari kota Merauke menuju lokasi TMMD di kampung Kogir. Selain itu, diberangkatkannya lebih awal Satgas TMMD Ke-106 Kodim 1707/Merauke ini agar dapat menyiapkan sarana dan prasarana ditempat TMMD sebelum kegiatan tersebut secara resmi dibuka.
Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 TA. 2019 di wilayah Kodim 1707/Merauke akan dilaksanakan di Kampung Kogir Distrik Minyamur Kab. Mappi yang secara resmi akan dibuka pada tanggal 2 Oktober 2019 bulan depan.

Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. selaku Dansatgas TMMD ke-106 melalui Pasiter Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba yang juga tergabung dalam Satgas TMMD sebagai Danki Satgas TMMD ke-106 menjelaskan bahwa,  Meskipun pembukaan pelaksanaan TMMD ke-106 masih lama, namun Kodim 1707/Merauke telah memberangkatkan sebanyak 37 personelnya yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-106 sejak hari Rabu 18 September 2019 lalu.“Perjalanan menuju kampung Kogir cukup jauh. Membutuhkan waktu tempuh ± 2 hari perjalanan melalui darat dan dilanjutkan dengan jalur sungai”. Kata Kapten Inf Herman Purba.

Baca Juga :  Gubernur NTT Minta BPDSI Perhatikan UMKM

Dijelaskan pula oleh Pasiter Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba bahwa perjalanan ditempuh dengan jalur darat dari kota Merauke menuju kampung Asiki dan dilanjutkan perjalanan menggunakan jalur air atau sungai. medan terberat menuju lokasi TMMD ke-106 adalah melalui jalur sungai. Untuk perjalanan jalur  air atau sungai dimulai dari Asiki menggunakan kapal kayu dengan mengikuti Kali Digoel menuju Distrik Bade dilanjutkan menuju simpang Mur kemudian menuju ke kampung Kogir dengan melewati daerah yang biasa disebut Sumber Aman atau semacam Selat, dari Sumber Aman akan keluar ke laut melalui muara sungai yang kemudian menyusuri bibir pantai sampai Muara Yuliana. Sesampainya di Muara Yuliana perjalanan dilanjutkan melalui kali Yuliana sampai menuju kampung Kogir. Dari muara Yuliana menuju Kampung Kogir selama perjalanan hanya akan menemui 1 (satu) kampung saja yaitu kampung Kofar.

Baca Juga :  Warga Tuasene Mengadu Ke DPRD TTS, Ini Kata Kepala Desa : Dana Itu Saya Silpa
Baca Juga :  Bank NTT Targetkan Jaring 100 Ribu Penabung Simpel

Lebih lanjut Pasiter Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Herman Purba menjelaskan bahwa untuk perjalanan darat dari Kita Merauke menuju Asiki dapat ditempuh dalam waktu ± 7 jam perjalanan. Sedangkan untuk jalur sungai apa bila menggunakan perahu Speed dengan mesin 40 PK dari Asiki sampai ke simpang Mur memerlukan waktu ± 4 jam perjalanan, dari simpang Mur sampai muara Yuliana ditempuh selama ± 2 s/d 3 jam perjalanan dan dari muara Yuliana menuju kampung Kogir sekitan ± 1 jam perjalanan.

Untuk Personel Satgas TMMD ke-106 sekarang ini menempuh perjalanan melalui jalur sungai dengan menggunakan kapal kayu sehingga memerlukan waktu tempuh jauh lebih lama. Yaitu mulai dari Asiki menuju Bade dengan jarak tempuh selama ± 14 jam perjalanan, kemudian dari Bade menuju lokasi TMMD di kampung Kogir jarak tempuh selama ± 24 jam perjalanan.(ikz)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

2019  Lalu, Badan Pertanahan TTS Berikan Ribuan Pelayanan Gratis

Soe, lensantt. Com - tercatat kurang lebih 6500 pelayanan gratis sudah diberikan oleh Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten TTS. Pelayanan gratis tersebut terdiri dari, 3000...

PDAM Kota Kupang Pasang Wastafel Portable di Pasar dan Taman

 Kupang, lensantt.com - Sebagai langkah antisipatif terhadap wabah corona (Covid-19), PDAM Tirta Bening Lontar Kota Kupang yang dipimpin Johanis Ottemoesoe memasang wastafel portable di beberapa area...

Masker Hasil Jahitan Istri Bupati Sabu Raijua Dibagikan, Masyarakat : Terima Kasih Mama

Seba,lensantt.com- Langkah Istri Bupati Sabu Raijua Martina Rihi Heke-Raga lai menjahit masker dan bagikan ke masyarakat sempat menuai kontraversi. Didunia maya sebagian oknum dengan mengunakan akun...

Tangani Covid-19, Pemkab Sarai Siapkan  13 M 

 Menia,lensantt.com - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyiapkan dana senilai 13 Miliar untk menangani covid-19. Keputusan itu diambil setelah Bupati sabu raijua,Drs.Nikodemus Rihi didampingi oleh Sekda Septenius Bule Logo,...

Jumlah ODP Di NTT Capai 506 Orang, Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 21 April 2020 

Kupang,lensantt.com -  jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di NTT hingga saat ini telah mencapai 509 orang. Dengan meningkatnya, jumlah penderita corona virus arau Covid-19 di Indonesia...
error: Tidak boleh di Copas