Beranda Kota Kupang Perangi Sampah Pegawai Kejati NTT "Serbu" Hutan Mangrove

Perangi Sampah Pegawai Kejati NTT “Serbu” Hutan Mangrove

Kupang, lensantt.com – Para Pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT “menyerbu” Hutan mangrove yang terletak di kelurahan kelapa lima Kota kupang pada Jumat (9/8/2019).

Pegawai Kejati saat membersihkan sampah

Kedatangan Pulahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT dibawah pimpinan Roberth Jimmy Lambila, SH, MH ditempat tersebut bukan untuk memeriksa kasus namun membersihkan lokasi hutan Mangrove di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Kegiatan yang dilakukan Kejati NTT ini dalam rangka memerangi sampah di Kota Kupang menuju Kota Kupang yang sehat. Serta merupakan kegiatan Gerakan Indonesia Bersih.

Demikian diungkapkan Koordinator Pidsus Kejati NTT, Robert Jimmy Lambila, SH, MH ketika ditemui di Pantai Warna Warni Oesapa. Jumat (9/8).

Menurut Robert, hutan mangrove merupakan salah satu tempat wisata yang ada di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

Baca Juga :  Ruang Isolasi Dikerjakan, Walikota Deadline Kontraktor

Untuk itu, lanjutnya, untuk menjaga kelestarian hutan Mangrove serta kebersihan hutan ini, Kejati NTT melakukan kegiatan menuju gerakan indonesia bersih.

“Hutan mangrove merupakan salah satu lokasi wisata yang perlu dilestarikan. Sehingga kami dari Kejati NTT melakukan kegiatan ini menuju gerakan indonesia bersih,” kata Robert.

Dalam kegiatan ini, tambahnya, Kejati NTT mengirimkan sedikitnya 50 orang personil yang terbagi dibeberapa titik sampah seperti Pantai Warna – Warni Oesapa.

“Kami ada 50 orang semuanya yang di bagi dalam beberapa kelompok yang juga dibagi untuk membersihkan beberap titik disepanjang pantai oesapa,” ujarnya.

Mantan Kasi Dik Kejati NTT ini berharap akan kesadaran warga kota kupang khususnya disekitar lokasi hutan mangrove agar tetap menjaga kebersihan pantai dan hutan mangrove. (Ikz)

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Air Bersih, Pemkot Kupang Gandeng Pihak Swasta
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Upah Tak Dibayar Sejak 2017, Ketua Tim Pembagunan Desa Tuasene Kesal

Soe, lensantt.com - Osten Puaradja ketua tim pembangunan Juga tim teknis administrasi sejak 2016 mengaku kesal dengan Kepala Desa Tuasene David Amalo lantaran honornya tak dibayar...

Update Covid-19: 20 Orang Warga Kota Kupang Positif, 7 Dinyatakan Sembuh

Kupang,lensantt.com - Hingga hari ini minggu (24/05/2020) hasil pemeriksaan SWAB 20 warga Kota Kupang dinyatakan positif Covid-19. Sesuai laporan gugus tugas pemerintah Kota Kupang daari jumlah...

Amankan Listrik Saat Lebaran, PLN Kerahkan 929 Personil 

Kupang,lensaNTT, 23 Mei 2020 – PLN Pastikan pasokan listrik jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H aman. Sebanyak  929  personil disiagakan untuk menjaga sistem...

Berkah Dari Mabala Dan Mahoro Di Tengah Pandemi Covid-19 Untuk Mahasiswa Sabu Di Kupang

Kupang,lensantt.com - Pandemi Covid-19 membuat hampir semua masyarakat terhimpit dengan ekonomi. Akhirnha, Mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kota Kupang pasti ikut merasakan. Bagaimana tidak, dengan...

Salah Gunakan Dana Desa, Bupati TTS :  Kades Olais Segera Diganti

 So,e, lensantt.com ' Nasib sial dialami Yosepus Nufeto, Kepala Desa Olais, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS pasalnya, dalam waktu dekat ia segera mengakhiri masa jabatannya. Hal itu ditegaskan...