Home / Dunia / Pelayan Pria Diperkosa 4 Perempuan Selama Empat Hari

Pelayan Pria Diperkosa 4 Perempuan Selama Empat Hari

Ilustrasi Wanita perkosa Pria

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Ilustrasi Wanita perkosa Pria

Ilustrasi Wanita perkosa Pria

lensantt.com- nasib Naas menimpa seorang pelayan berusia 23 tahun bernama Khalil di daerah Clifton, Pakistan, dirinya  mengalami kejadian buruk akibat ulah para wanita beberapa waktu lalu. Khalil yang saat itu  mengantarkan makanan ke sekelompok wanita yang sedang menunggu di dalam mobil tepatnya  lapangan parkir restoran.

Setelah menerima makanan tersebut,  keempat wanita di dalam mobil mengajak Khalil mengantarkan makanan ke tempat hunian mereka setiap harinya, seperti dilansir Daily Telegraph.

Berniat ingin tahu di mana rumah keempat wanita itu, Khalil pun masuk ke mobil dan sesampainya di rumah itu dia diberi susu yang rupanya mengandung obat bius. Selama empat hari lamanya, Khalil dipaksa menuruti nafsu bejat para wanita yang berasal dari kalangan atas itu hingga dia dibuang di sungai

Baca Juga :  Kaki Berlubang Tato Terunik Di Dunia

Wayyumabad. Beruntung, Khalil masih hidup dan langsung menuju rumah sakit kendati kondisinya menyedihkan. Karena alat kelaminnya sampaiberdarah dan tak mampu berjalan seperti biasa. (+++)

Sumber : Aneh didunia.com

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Terbaru

Diskusi Proyeksi Pembangunan Pendidikan Tahun 2020 Ala BMPS NTT  

Kupang,- lensantt.com - Badan Musyawarah Perguruan  ...

Dinobatkan Jadi Raja Termanu, Hadiah Ultah Vico Amalo

Rote Ndao, Lensantt.com - Vicoas T B Amalo Resmi Dilantik...

Kota Kupang Butuh Cadangan Air, Walikota Dan Umat Budha Tanam Pohon

Kupang,-lensntt.com - Wali Kota Kupang Dr. Jefryston Riwu...

Kental Budaya, Bupati Pengunungan Bintang Ingin Adat Papua Jadi Destinasi Wisata

Kupang, lensantt.com - Papua dikenal dengan budaya dan ad...

Vico Amalo Jadi Raja Termanu, 43 Raja Di Nusantara Hadiri Acara Pelantikan

Rote Ndao, lensantt.com - Vicos T.B Amalo akhirnya di...
error: Tidak boleh di Copas