Beranda NTT Ide Gubernur  Buat Kadis Pariwisata NTT "Gatal" Bekerja

Ide Gubernur  Buat Kadis Pariwisata NTT “Gatal” Bekerja

Kupang,lensantt.com – kehadiran pemimpin berkharisma Viktor Laiskodat seolah menghinotis para Pimpinan Satuan Perangkat Kerja  Daerah (SKPD) provinsi NTT.

Baru saja menahkodai, provinsi ini sudah terlihat perubahan para ASN dalam bekerja apalagi para pimpinan SKPD mereka berlomba menunjukan kinerja mereka.

Harus diakui, kalau kehadiran Viktor Laiskodat Dan Yoseph Naisoi membuat para ASN “bertekuk lutut” keras memang gaya kepemimpinan kedua sosok tapi semua itu untuk suatu perubahan.

Keras tapi miliki Ide cemerlang,  itulah sosok Bung Tilu Laiskodat tidak hanya tegas tapi memberi solusi yang tepat.

” Beliau tegas tapi punya ide-ide cemerlang yang membuat saya “gatal” untuk bekerja, ide yang di sampaikan beliau punya ide berlian dan jika terealisasi maka provinsi NTT dapat keluar dari kemiskinan,” kata Kadis Pariwisata NTT Marius Jelamu saat menggelar jumpa pers senin (26/11/2018) di aula dinas pariwisata NTT.

Baca Juga :  Palak Demi Kebutuhan Kuliah, Dua Mahasiswa Di Kupang Terancam 12 Tahun Penjara

Ia mengisahkan, saat dirinya bersama Viktor laiskodat ke beberapa tempat laiskodat mengatakan, kalau ingin menjual destinasi pariwiaata yang bagus penampilan tempat pariwisata di NTT harus berstandar internasional dan ekslusif.

Dia menambahkan, salah satunya tempat wisata Taman Nasional Komodo harus di desain sedemikian rupa sehingga punya nilai jual tinggi.

Dia melanjutkan, gubernur NTT menyarankan agar dalam waktu dekat taman nasional segera di rubah penataannya.

Menurut Jelamu, jika penataan sudah dilakukan maka semua wisatawan
membayar pas masuk dengan nilai standar internasional.

“Jika sudah ditata maka semua wisatawan akan membayar saat masuk,” kata dia.

” bahkan kapal pesiar yang parkir di area itu juga di kenai  biaya,” tambah dia.

Baca Juga :  Tahun 2019 Mendatang Pemkot Kupang Akan Tata 18 Taman
Baca Juga :  Penuhi Permintaan Gubernur, Walikota Kupang Akan Bebaskan Kota Kupang Dari Sampah  

Menurut Jelamu, hal itu di lakukan gubernur NTT karena banyak wisatawan masuk tanpa bayaran yang sesuai.

Dia menegaskan, Gubernur NTT juaga berencana akan meminta pemda NTT dan kabupaten ikut mengelola taman nasional Komodo.

” beliau juga akan meminta ke pusat untuk taman nasioanal komodo juga di kelola oleh pemda,” ujarnya. (Ikz)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Upah Tak Dibayar Sejak 2017, Ketua Tim Pembagunan Desa Tuasene Kesal

Soe, lensantt.com - Osten Puaradja ketua tim pembangunan Juga tim teknis administrasi sejak 2016 mengaku kesal dengan Kepala Desa Tuasene David Amalo lantaran honornya tak dibayar...

Update Covid-19: 20 Orang Warga Kota Kupang Positif, 7 Dinyatakan Sembuh

Kupang,lensantt.com - Hingga hari ini minggu (24/05/2020) hasil pemeriksaan SWAB 20 warga Kota Kupang dinyatakan positif Covid-19. Sesuai laporan gugus tugas pemerintah Kota Kupang daari jumlah...

Amankan Listrik Saat Lebaran, PLN Kerahkan 929 Personil 

Kupang,lensaNTT, 23 Mei 2020 – PLN Pastikan pasokan listrik jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H aman. Sebanyak  929  personil disiagakan untuk menjaga sistem...

Berkah Dari Mabala Dan Mahoro Di Tengah Pandemi Covid-19 Untuk Mahasiswa Sabu Di Kupang

Kupang,lensantt.com - Pandemi Covid-19 membuat hampir semua masyarakat terhimpit dengan ekonomi. Akhirnha, Mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kota Kupang pasti ikut merasakan. Bagaimana tidak, dengan...

Salah Gunakan Dana Desa, Bupati TTS :  Kades Olais Segera Diganti

 So,e, lensantt.com ' Nasib sial dialami Yosepus Nufeto, Kepala Desa Olais, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten TTS pasalnya, dalam waktu dekat ia segera mengakhiri masa jabatannya. Hal itu ditegaskan...