Beranda Kota Kupang Gandeng Kimia Farma Pemkot Kupang Racik Hand Sanitizer dan Disinfektan 

Gandeng Kimia Farma Pemkot Kupang Racik Hand Sanitizer dan Disinfektan 

 Kupang – Pemerintah Kota Kupang terus berupaya mencegah masuknya wabah Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meracik hand sanititizer dan disinfectant spray yang dilakukan di rumah jabatan Wali Kota Kupang, Kamis (19/03/2020) sore.
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama Pemkot Kupang bersama Apotek Kimia Farma. Hand sanitizer dan disinfectant yang dihasilkan bakal dibagi kepada kantor-kantor dan ditempatkan di tempat publik.
Hand sanitizer dan disinfectant diracik oleh Branch Manager Kimia Farma Kupang, Khanif Al Fajri disaksikan langsung Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore. Bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan rumah tangga seperti pewangi ruangan dan pakaian, pembersih toilet dan lantai, obat luka, alkohol serta air.
Wali Kota Jefri Riwu Kore memberi apresiasi atas inovasi yang dilakukan pihak Kimia Farma. Walaupun sederhana namun memberikan dampak baik dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan dua bahan ini, dapat mensterilkan tubuh dan ruangan di tempat tinggal masing-masing.
Pada kesempatan itu, Jeriko-sapaan karib mantan Anggota DPR RI ini, mengimbau masyarakat Kota Kupang agar tidak perlu panik dengan keadaan saat ini. Namun perlu untuk ikut melakukan menjaga kesehatan diri sendiri dan anggota keluarga.
“Mudah-mudahan hal ini bisa dilakukan di rumah dan bisa dipergunakan. Ingat ini tidak bisa dijual, tapi dipakai untuk kepentingan pribadi. Bapak/ibu semua kalau memang kesulitan dengan bahan-bahan ini, bisa kami bantu dengan bahan yang sudah diolah. Masyarakat bisa datang untuk mengambil dalam bentuk yang lebih sederhana untuk dipergunakan. INi untuk sterilisasi tangan dan ruangan rumah,” ungkapnya.
Semenatara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati mengatakan pembuatan hand sanitizer dan disinfectant cukup beralasan karena ada informasi bahwa saat ini bahan rumah tangga untuk higenisasi mulai langka. Oleh karena itu, upaya ini bisa memberikan solusi agar masyarakat bisa terhindar dari terjangkitnya virus maupun bakteri.
“Oleh karena itu kami bekerja sama dengan Kimia Farma untuk bagaimana membantu masyarakat guna mendapatkan hand sanitizer dan disinfektan dengan mudah dari rumah tangga kita sendiri. Jadi kita tidak usah panik lagi karena bahan-bahan yang kita pakai itu masih ada dan kita (Dinkes) juga sudah memberikan edaran kepada seluruh pusat layanan kesehatan di kelurahan agar dapat mengajak masyarakat untuk dapat menerapkan hal ini,” katanya. (Ikz/hms)
Baca Juga :  Waoww!! Penghuni KD Minta Ganti Rugi 50 Juta Per Orang
Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

2019  Lalu, Badan Pertanahan TTS Berikan Ribuan Pelayanan Gratis

Soe, lensantt. Com - tercatat kurang lebih 6500 pelayanan gratis sudah diberikan oleh Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten TTS. Pelayanan gratis tersebut terdiri dari, 3000...

PDAM Kota Kupang Pasang Wastafel Portable di Pasar dan Taman

 Kupang, lensantt.com - Sebagai langkah antisipatif terhadap wabah corona (Covid-19), PDAM Tirta Bening Lontar Kota Kupang yang dipimpin Johanis Ottemoesoe memasang wastafel portable di beberapa area...

Masker Hasil Jahitan Istri Bupati Sabu Raijua Dibagikan, Masyarakat : Terima Kasih Mama

Seba,lensantt.com- Langkah Istri Bupati Sabu Raijua Martina Rihi Heke-Raga lai menjahit masker dan bagikan ke masyarakat sempat menuai kontraversi. Didunia maya sebagian oknum dengan mengunakan akun...

Tangani Covid-19, Pemkab Sarai Siapkan  13 M 

 Menia,lensantt.com - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyiapkan dana senilai 13 Miliar untk menangani covid-19. Keputusan itu diambil setelah Bupati sabu raijua,Drs.Nikodemus Rihi didampingi oleh Sekda Septenius Bule Logo,...

Jumlah ODP Di NTT Capai 506 Orang, Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 21 April 2020 

Kupang,lensantt.com -  jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di NTT hingga saat ini telah mencapai 509 orang. Dengan meningkatnya, jumlah penderita corona virus arau Covid-19 di Indonesia...
error: Tidak boleh di Copas