Beranda Hukrim Demi Biaya Salon Selingkuhan, Pria Di Kupang Nekat Menjambret 

Demi Biaya Salon Selingkuhan, Pria Di Kupang Nekat Menjambret 

Kupang, NTT – Entah apa yang ada didalam benak  Antonius Pu Kuma (51) yang berdomisili di  RT 16, RW 05 kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Pasalnya, Antonius rela menjambret demi biaya salon selingkuhannya.akibat perbuatannya, Antonius di ringkus Kepolisian Sektor (polsek) Oebobo.  di kediaman selingkuhannnya, di , kamis, (25/1/2019) malam.
 Hasil rampasannya diduga digunakan untuk biaya kecantikan (Salon) kekasih gelapnya (Selingkuhan, red).

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, satu buah HP samsung warna Silver, Satu buah HP Oppo, satu tas dan dompet warna cokelat.Kapolsek Oebobo, Kompol I Ketut Saba di ruangan kerjanya, Jumat (25/1), mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari laporan korban, Fatima Ninti Abubakar (29), warga, RT 18, RW 05, kekurahan Fatululi, kota Kupang.

“Atas laporan itu, polisi bergerak dan mengamankan pelaku”, jelas Ketut.

Dia menjelaskan, pelaku diamankan polisi saat keluar dari rumah dan hendak mengantar kekasihnya ke salon.

“Pas mereka keluar langsung kami grebek dan tangkap pelaku”, terangnya.

Baca Juga :  Palak Demi Kebutuhan Kuliah, Dua Mahasiswa Di Kupang Terancam 12 Tahun Penjara

Kronologis Penjambretan

Kejadian pencopetan dan kekerasan tersebut terjadi di jalan Ahmat Nasution, Kelurahan Fatului, atau tepatnya di belakang gedung keuangan, pada 12 januari lalu.

Saat itu, Korban Fatima sedang berjalan menuju rumahanya. Tiba-tiba, pelaku datang dari arah belakang dengan mengendarai sepeda motor Beat dan langsung merampas tas yang dipegang korban. Tas tersebut berisi kartu identitas dan dua buah HP dan dompet serta uang senilai Rp400 ribu.

Usai dirampok, korban secara spontan berteriak. Pelaku kemudian dikejar oleh beberapa orang yang mendengar teriakan Fatima, namun pelaku sudah menjauh.

Korban kemudian menelpon di nomor HP yang berada di dalam tasnya yang dijembret pelaku. Pelaku kemudian mengangkat telepon.

Korban meminta pelaku untuk memgembalikan surat – surat penting yang ada di dalam tas.

Entah karena pelaku merasa iba atau karena memang yang dibutuhkan hanya uang, pelaku akhirnya sepakat untuk mengembalikan tas yang dirampasnya.

Baca Juga :  ABK Tewas Di Pantai Oeba
Baca Juga :  Lawan FOS Di Pra Peradilan,  Polda NTT Kalah

Pelaku kemudian meminta korban agar menuju ke patung kirab. Ia juga meminta korban agar datang sendirian dan tidak melaporkan hal tersebut ke Polisi.

Korban juga mengancam akan menembaknya, kalau datang bersama polisi atau teman-temannnya.

Karena korban ingin barangnya kembali, terutama kartu identitasnya, maka korban pun menuruti permintaan pelaku.

Saat tiba di patung kirab, karena merasa situasinya tidak aman, pelaku kemudian meminta korban untuk bergeser ke terminal Oebobo, dan bertemu di sana.

Korban kemudian menyerahakan semua barangnya sambil mengatakan “saya kembalikan semua barangmu, tapi saya ambil uangnya”.

Usai mengembalikan tas rampasannya, pelaku kemudian pergi meninggalkan korban.

Sementara korban menuju polsek Oebobo untuk membuat laporan polisi. Polisi kemudian bergerak dan menangkap pelaku di rumah selingkuhannya.

Pelaku saat ini telah diamanakan di Mapolsek Oebobo beserta barang bukti. Pelaku dikenakan pasal 365 subsider pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (Ikz/MB)

Izack Kaesmetan
Owner & Jurnalist LENSANTT.COM, Anggota DPD HPSI NTT.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

2019  Lalu, Badan Pertanahan TTS Berikan Ribuan Pelayanan Gratis

Soe, lensantt. Com - tercatat kurang lebih 6500 pelayanan gratis sudah diberikan oleh Badan Pertanahan Nasional ( BPN) Kabupaten TTS. Pelayanan gratis tersebut terdiri dari, 3000...

PDAM Kota Kupang Pasang Wastafel Portable di Pasar dan Taman

 Kupang, lensantt.com - Sebagai langkah antisipatif terhadap wabah corona (Covid-19), PDAM Tirta Bening Lontar Kota Kupang yang dipimpin Johanis Ottemoesoe memasang wastafel portable di beberapa area...

Masker Hasil Jahitan Istri Bupati Sabu Raijua Dibagikan, Masyarakat : Terima Kasih Mama

Seba,lensantt.com- Langkah Istri Bupati Sabu Raijua Martina Rihi Heke-Raga lai menjahit masker dan bagikan ke masyarakat sempat menuai kontraversi. Didunia maya sebagian oknum dengan mengunakan akun...

Tangani Covid-19, Pemkab Sarai Siapkan  13 M 

 Menia,lensantt.com - Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyiapkan dana senilai 13 Miliar untk menangani covid-19. Keputusan itu diambil setelah Bupati sabu raijua,Drs.Nikodemus Rihi didampingi oleh Sekda Septenius Bule Logo,...

Jumlah ODP Di NTT Capai 506 Orang, Libur Sekolah Diperpanjang Hingga 21 April 2020 

Kupang,lensantt.com -  jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di NTT hingga saat ini telah mencapai 509 orang. Dengan meningkatnya, jumlah penderita corona virus arau Covid-19 di Indonesia...
error: Tidak boleh di Copas