Home / Hukrim / Akhirnya !!! Camat Amanatun Selatan Polisikan Pelaku Yang Hamili Penyandang Disabilitas

Akhirnya !!! Camat Amanatun Selatan Polisikan Pelaku Yang Hamili Penyandang Disabilitas

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
So’e,lensantt.com –  Kasus yang menimpa Rony Bia wanita penyandang disabilitas yang dihamili oleh Wandy Asbanu beberapa waktu lalu mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.
Terbukti selain aparat desa , Ardy Benu Camat Amanatun Selatan langsung turun tangan tidak tanggung-tanggung pimpinan wilayah di tempat itu langsung menempuh ranah hukum dengan mempolisikan Wandy Asbanu ke polsek Amantun.
http://Berita terkait :Ini Tanggapan Nitizen  Soal Kasus Penyandang Disabilitas Yang Dihamili
Hal itu dilakukan Benu lantaran,  pelaku terkesan diam dan tidak mau bertanggung jawab Ardi Benu kepada media saat berkunjung ke rumah Rony Bia, Jumat (8/11/2018) mengatakan,  sebagai pihak pemerintah dirinya sudah mengambil langkah hukum dalam kasus ini agar Rony Bia sebagai korban bisa mendapatkan keadilan.
http://Berita terkait :Salut!!! Bank NTT Beri Bantuan Rumah Untuk Penyandang Disabiitas Yang Di Hamili

”Hari ini kami sudah melaporkan ke Polsek Amanatun Selatan agar menindaklanjuti kejadian yang menimpah Rony Bia,” kata dia.

Baca Juga :  LP2TRY Tuding PT. MMP Dibekingi Anggota Polda NTT

Ia menegaskan, ia harus melaporkan pelaku sehingga mau mempertanggung jawabkan perbuatannya.”ini kami lakukan biar korban dapat keadilan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Menurut pengakuan korban, dijelaskan Ima Nuban bahwa ketika ditiduri oleh Wandy keadaan rumah tidak ada orang atau sepi, dan sejauh ini hanya Wandy sajalah yang pernah meniduri Rony.

Hamili Wanita Penyandang Disabilitas, Pria Asal TTS Enggan Bertanggung Jawab

“Masalah ini harus diselesaikan agar ada tanggung jawab dari saudara Wandy Asbanu sebagai pelaku dan tidak ada kata TIDAK untuk mementahkan atau mendiamkan masalah ini, karena ada Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 terkait Hak-hak Penyandang Disabilitas serta Undang-undang Perlindungan Perempuan dan Anak. Kami mengharapkan agar ada Penyelesaian secara adil, berkeadilan dan tanpa diskriminasi terhadap kaum  Difabel,”tegas Ima.

Baca Juga :  Security PT.SMR Hajar Pendemo, Motor Wartawan VN Hancur

Kehamilan Rony terkuak pada hari Jumat lalu,  tepatnya tanggal 16 November 2018, keluarga dan tetangga Rony Bia dikejutkan dengan pengeluhan Rony dengan menggunakan bahasa isyarat bahwa Dia (Rony) merasa Sakit pada bagian perut. Keluarga pun kaget dengan balutan kain yang pakai untuk mengikat bagian perut Rony, di mana ketika dibuka nampak bagian perut sudah membesar seperti lasimnya perempuan hamil. Kemudian oleh keluarga dan tetangga dekat langsung membawa Rony ke Susteran Oinlasi untuk diperiksa, dan hasilnya menunjukan bahwa Rony Hamil.(ikz)

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Terbaru

Akui Mahasiswa,  Plt. Nakertrans Janji Jenguk Selfina Kalau Ke Jogja

 Kupang,Lensantt.com - Akhirnya Pihak Dinas Nakertrans N...

Jalin Kerja Sama, PLBH Surya NTT Teken  MoU Dengan PN Oelamasi

Kupang, Lensantt.com - untuk menjalin kerja sama di bid...

Pendemo Sebut Penangkapan Etidena Adalah Pelecehan Terhadap Masyarakat Alor

Kupang, lensantt.com - Aliansi Peduli Kemanusiaan menggel...

Terima Pendaftran Mahasiswa Baru, Universitas Warmadewa Buka Dua Gelombang

Bali, lensantt.com - Universitas Warmadewa di Tahun 2019 ...

Acara Natal Bersama, Puluhan Pensiunan Bank NTT Dapat Penghargaan

Kupang, lensantt.com - Pihak Bank NTT memberi pengharga...